Polda Metro Jaya Usut Tuntas Kuburan Bansos di Depok

by -

METROPOLITAN – Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, memerintahkan penanganan kasus kuburan beras bantuan sosial (bansos) langsung dila­kukan Ditkrimsus Polda Metro Jaya. Perintah tersebut dika­renakan beras bansos Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu men­capai ratusan ribu ton beras.

”Pak Kapolda Metro Jaya (Ir­jen Pol Fadil Imran) memu­tuskan penanganan dilakukan Ditkrimsus,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, kemarin.

Menurutnya, pertimbangan penanganan dilakukan Polda Metro Jaya dan dipimpin Di­rektur Reserse Kriminal Khu­sus Kombes Auliansyah Lubis karena objek beras bansos tersebut mencapai ratusan ribu ton. ”Jumlah beras yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat yang menerima bantuan itu ratusan ribu ton,” jelasnya.

Baca Juga  Wabup bakal Buka Posko Pengaduan Penyunatan Bansos

Pengungkapan langsung oleh Polda Metro Jaya ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan untuk mengungkap persoalan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur pidana atau tidak dalam pe­ristiwa tersebut. ”Apakah betul ada unsur pidana dan seba­gainya, sehingga dibentuklah tim yang lebih besar di polda dengan dipimpin Dirkrimsus,” tuturnya.

Sebelumnya, viral di tengah masyarakat sebuah video tim­bunan beras ditemukan terku­bur di Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Timbunan beras itu merupakan beras bantuan sosial pemerintah.

Kepolisian sendiri sudah me­meriksa pihak JNE pusat atas nama Samsul Jamaludin dan pihak kemensos bernama Mira Riyati Kurniasih. Tak ha­nya itu, pihak JNE, kemensos hingga bulog juga masih terus akan diperiksa polisi terkait kasus ini. (ok/suf/py)

Baca Juga  Duit Bansos Diembat Sekdes

Leave a Reply

Your email address will not be published.