Sandiaga Uno Ingin Bangkitkan Wisata Sejarah di Bogor

by -

METROPOLITAN.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno ingin membangkitkan wisata ssjarah di Bogor.

Keinginan tersebut disampaikan Sandiaga Uno usai melepas ratusan peserta PHRI BikeTour Etape 3 di Kebun Raya Bogor, Sabtu (6/8).

Dalam event tersebut, Sandiaga Uno bersama para peserta juga sempat gowes melintasi ikon Kota Bogor selain Kebun Raya, seperti Tugu Kujang, Lawang Salapan, Suryakencana dan pedestrian SSA.

Menurut Sandiaga Uno, Gowes Merah Putih ini sekaligus membangkitkan semangat HUT ke-77 RI. Lewat tema Bangkit Lebih Cepat dan Lebih Kuat, juga merayakan pertumbuhan ekonomi sebanyak 5,44 persen.

“Saya diinstruksikan oleh Presiden untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa kita bersyukur, tapi harus waspada. Karena ke depan akan banyak ketidakpastian. Tapi, yang dapat kami pastikan bahwa pariwisata tumbuh hampir 10 persen,” kata Sandiaga Uno.

Baca Juga  Surat Terbuka Aryani Soenarto Mantan Istri Mario Teguh

Sandiaga Uno melihat Kota Bogor adalah ikon wisata yang menjadi konsep urban tourism. Misalnya, China Town di Suryakencana dan tentunya daya tarik tersendiri di Kebun Raya Bogor.

Bahkan, Sandiaga Uno juga mendukung pengembangan wisata di Bogor Selatan. Ia melihat meski saat ini berada di zaman milenial, masih banyak wisata kolonial dan wisata sejarah yang bisa dibangkitkan.

“Walaupun kita sekarang di zaman milenial tentunya masih banyak wisata kolonial, dan wisata sejarah. Nah ini kita bangkitkan dalam konsep tourism working group yang dibahas di G20 dalam konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menilai alasan wisata sejarah lebih berkualitas lantaran memiliki daya long of stay yang lebih lama. Wisata bersejarah ini berkelanjutan karena ikut melestarikan lingkungan.

Baca Juga  Diduga Bunuh Diri, Pemuda Tewas Loncat dari Jembatan Bale Binarum

“Saya akan berkoordinasi dengan Pemkot Bogor terutama Pak Wali, kita ingin supaya potensi ini bisa dikembangkan dengan kerja sama multilateral dengan melibatkan Pemerintah Belanda dan Unesco. Bogor mulai bisa menyiapkan,” terang Sandiaga Uno.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, dalam memeriahkan HUT ke-77 RI, Kota Bogor dianggap sebagai kota pertama yang selama satu bulan penuh mengibarkan bendera merah putih.

“Tugu Kujang dipilih sebagai tempatnya. Jadi bukan hanya sebagai penguatan nasionalisme, namun juga wisatanya,” katanya.

Bima Arya menjelaskan, Kota Bogor juga terkenal sebagai kota yang kaya akan wisata. Sehingga, Kota Bogor lebih fokus dengan penguatan economy rebound disamping kekuatan recovery.

“Makanya kami terus kembangkan kampung wisata, kampung tematik kita dorong terus. Tadi saya cerita sedikit tentang Mulyaharja, Ciharashas. Bagaimana dari dampak pandemi yang besar, banyak pengangguran, sekarang warga di sana jadi tour guide, ibu – ibu di sana buka katering dan lain – lain. Mas menteri janji akan mengunjungi Ciharashas ketika panen nanti,” pungkas Bima Arya. (fin)

Baca Juga  BLT Ratusan Pekerja Belum Juga Cair, Salah Satu Huruf Bisa Jadi Penyebabnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *