Sepuluh Tahun Nikah Beda Agama, Hampir Cerai Gegara Mertua (1)

by -
ilustrasi prahara

Sepuluh Tahun Nikah Beda Agama, Hampir Cerai Gegara Mertua (1)

Sumber: Haibunda

Aku lahir dari keluarga Katolik Jawa. Tapi keluargaku itu campuran. Ada yang Islam, Protestan, dan Budha. Jadi soal keberagaman agama ya kami sudah biasa. Kalau Lebaran yang Katolik ikut nyantap opor ayam. Kalo Natalan, yang Muslim juga ikut ngumpul di rumah keluarga besar. Ya sudah, biasa aja.

JADI wajar saat aku bertemu suami yang Muslim, keluargaku santai-santai aja. Ngga ada tuntutan bahwa salah satu dari kami harus berpindah keyakinan. Aku lupa di tahun berapa ya, malah suami yang bikin kartu ucapan Natal untuk temen-temenku.

Tapi dari keluarga suamiku yang kebakaran jenggot. Beberapa dari mereka, sampai sekarang, ngga per­nah menganggap aku ada. Meski kami sudah menikah lebih dari se­puluh tahun dan sudah punya anak yang masuk usia pra-ABG.

Baca Juga  Di-PHK Saat Hamil, Saya Stres Jadi Ibu (3)

Aku coba memahami bahwa memang itu adalah bagian dari budaya me­reka. Memang di suku mereka agama adalah yang pertama sehingga kalo ada yang menyimpang akan dijauhi. Meski yang dijauhi itu manusia yang punya wujud dan perasaan kayak aku.

Bersambung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *