UPT Jajem Pelototi Proyek JLD Rp3,8 Miliar

by -

METROPOLITAN – Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan (Jajem) wilayah Ciomas, Andri, pelo­toti proyek peningkatan Jalan Lingkar Dramaga (JLD) dengan nilai anggaran Rp3,8 miliar.

”Sebelum jalan tersebut di­cor, bagian dasar jalan perlu dipadatkan dulu agar lapisan beton jalan kuat dan tidak cepat rusak. Setelah hasil lab keluar, baru sekarang dilaku­kan pengecoran jalan,” kata Andri kepada Metropolitan.

Menurut Andri, idealnya bagian dasar ruas JLD perlu dikupas dulu. Sebab, dasar awal jalan tersebut bekas sa­wah sehingga perlu dilakukan pemadatan di bagian dasar jalan.

Sebelumnya, kondisi Jalan Laladon-Dramaga yang rusak, oleh pihak UPT Jajem sudah kerap dilakukan pemadatan menggunakan material.

Terhitung, ada empat kali dilakukan pemadatan jalan. Karena tekstur tanahnya be­kas sawah, jalan sering ambles dan rusak.

Baca Juga  250 Rumah di Cigudeg, 80 di Nanggung dan 20 di Sukajaya

”Kalau dasar jalannya sudah padat dan drainase jalannya baik, tentunya jalan baru tidak bakal cepat rusak,” ujarnya.

Andri mengungkapkan, un­tuk teknik pekerjaan jalan, sebelah jalan dibeton. Setelah beton jalan kering, baru dila­njutkan pengecoran sebelah­nya.

”Karena jalannya dibeton sebelah, sehingga arus lalu lintas hanya bisa dilalui satu jalur. Untuk kendaraan dari arah Dramaga menuju Ciomas dan Kota Bogor bisa melalui Jalan Baru Ciherang dan keluar di belakang Terminal Laladon,” jelasnya.

Terpisah, Wakil Penyedia Jasa, Budi, mengaku saat ini masih tahap pemadatan dan dilanjut betonisasi. Ia optimis proyek JLD bisa berjalan tepat waktu.

”Teknisnya, kanan-kiri jalan dikeraskan sehingga men­gunci. Hal tersebut dilakukan agar jalan tidak bergerak dan dasar jalan padat. Ketika su­dah dibeton, kualitas jalan bagus dan tidak cepat rusak,” pungkasnya. (ads/suf/run)

Baca Juga  JEMBATAN AMBRUK, RUMAH KETUA RT TERANCAM ROBOH

Leave a Reply

Your email address will not be published.