Wajah Saksi KPK Langsung Pucat saat Keterangannya Dibantah Kuasa Hukum Ade Yasin

by -
Sekretaris BPKAD Kabupaten Bogor Andri Hadian saat dihadirkan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di PN Tipikor Bandung, Rabu (3/8). (Ryan/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Persidangan kelima dugaan kasus suap auditor BPK yang melibatkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin digelar di PN Tipikor Bandung, Rabu (3/8).

Dengan menghadirkan lima orang saksi dari Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu saksi yang dihadirkan yakni Andri Hadian, tampak pucat saat keterangannya dibantah tim kuasa hukum Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin.

Andri Hadian sendiri saat ini menjabat Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

Seketika wajahnya berubah menjadi kemerahan dan kebingungan saat Kuasa Hukum Ade Yasin, Dinalara Butar Butar menunjukkan selembar kertas yang mematahkan keterangannya.

Saat memberikan kesaksian dihadapan majelis hakim, Andri dalam keterangannya menggambarkan bahwa ada pertemuan bulan Maret 2021 antara dirinya dengan empat orang lainnya di Pendopo Bupati, Cibinong untuk mengondisikan temuan BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

Baca Juga  Lahan Eks Kantor Polsek Ciomas di Kota Bogor Bakal Disulap Jadi Rusun, Warga Sekitar Diminta Angkat Kaki

Empat orang lain tersebut yaitu terdakwa Ade Yasin, terdakwa Ihsan Ayatullah Kasubid di BPKAD, Ruli Faturrahman Kasubag Keuangan Sekretariat Daerah (Setda), dan Feri Syafari Kasubid di BPKAD.

“Saya diajak Pak Ihsan bertemu dengan Bu Ade (Bupati Bogor nonaktif, red), memperkenalkan saya dan memperkenalkan Pak Feri baru dilantik (sebagai) kasubid. Pak Ihsan akan menyampaikan bahwa kondisi keuangan tidak bagus,” kata Andri memberi kesaksian sesuai Berita Acara Pemerisaan (BAP).

 

Kuasa Hukum Ade Yasin saat mencecar saksi yang dihadirkan persidangan di PN Tipikor Bandung, Rabu (3/8). (Ryan/Metropolitan)

Dinalara pun membantah keterangan tersebut dengan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Feri sebagai Kasubid di BPKAD tertanggal 2 Juni 2021.

Bukti tersebut dianggap membantah tuduhan adanya pengkondisian LKPD tahun 2020. Sebab, pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI Perwakilan Jawa Barat kepada Pemerintah Kabupaten Bogor berlangsung pada 21 Mei 2021.

Baca Juga  Satpam di Bogor Nyambi Jadi Bandar Ganja, Polisi Amankan Ganja 1,3 Kg

Andri pun tak bisa memberikan keterangan lebih lanjut setelah adanya bantahan dari kuasa hukum Ade Yasin.

Ia bahkan sering kali menyebutkan dirinya tidak tahu saat di persidangan. Termasuk saat kuasa hukum melontarkan sejumlah pertanyaan.

Reaksi Andri pun membuat Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih kesal karena banyak mengaku tidak tahu meski yang ditanyakan seputar tugasnya sebagai pegawai di BPKAD.

“Saksi ini yang jelas, tahu apa tidak sih,” kata Hera saat mendengarkan keterangan Andri.

Persidangan lanjutan kasus dugaan suap yang menyeret Ade Yasin ini kembali digelar di Ruang Sidang IV R Soebekti, PN Tipikor Bandung, Rabu (3/8).

Sidang yang dimulai sejak pukul 10:30 WIB itu beragendakan mendengar saksi-saksi yang dihadirkan jaksa KPK. Kelimanya merupakan pejabat di lingkungan Pemkab Bogor.

Baca Juga  Nyinyiran Warganet buat FIFA : Tegas ke Rusia, tapi Lembek terhadap Israel dan Amerika

Saksi-saksi tersebut yakni Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin,
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Teuku Mulya, Sekretaris BPKAD Kabupaten Bogor Andri Hadian, Kepala Bidang Akuntansi Dan Teknologi Informasi BPKAD Kabupaten Bogor Wiwin Yeti Heryati dan Subkoordinator Pelaporan Dinas BPKAD Kabupaten Bogor Hany Lesmanawaty.

Jaksa Penuntut Umum KPK akan menghadirkan sedikitnya 40 saksi pada agenda sidang pembuktian. Saksi-saksi tersebut terdiri dari pegawai lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan para pengusaha.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan sedang diskor untuk istirahat salat dan makan siang. Sidang direncanakan bakal dilanjut pada pukul 14:30 WIB. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.