Demi Anak, Aku Rela Jadi Korban KDRT Suami (Habis)

by -

Demi Anak, Aku Rela Jadi Korban KDRT Suami (Habis)

Tapi sejauh ini, aku tak pernah ter­pikir untuk mengakhiri hidup. Aku nggak berani nekat. Hidup dalam ketakutan sudah jadi pilihanku. Aku hanya berharap, aku bisa terus di samping anakku sampai dia besar, dewasa, dan berumah tangga.

Saat itulah mungkin waktunya aku melepaskan suamiku. Karena seka­rang, aku tak sampai hati kalau anakku jadi anak ’broken home. Aku sendiri korban cerai orang tua saat aku masih SMP. Jadi, aku tak mau anakku merasakan hal yang sama sepertiku.

Hal seperti ini biarlah aku yang bisa merasakan. Latar belakang aku dan suami juga berbeda. Dia berasal dari keluarga kecil yang bahagia dan berkecukupan. Sedangkan aku dari keluarga kurang mampu dan broken home.

Baca Juga  Istri Selingkuh dengan Pria Lain, Aku Terpaksa Menceraikannya (Habis)

Sehingga, cara aku mendidik dengan sangat menyayangi anak pun mungkin terlihat aneh menurut suami. Dia tak pernah merasakan bagaimana saat kecil nggak punya uang saku untuk jajan sekolah. Semoga saat anakku sekolah nanti, aku bisa bekerja lagi. Aku hanya ingin membahagiakan anakku. Hanya itu tujuan hidupku. (*)

Tamat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *