Setelah Jalan Sudirman, Giliran Jalan Ahmad Yani Bogor bakal Punya Jalur Khusus Sepeda

by -
Kondisi trotoar Jalan Ahmad Yani, Kota Bogor. (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Ambisi Wali Kota Bogor Bima Arya dalam menjalankan program pedestrianisasi di Kota Bogor sebelum masa jabatannya berakhir, terus dikebut.

Setelah sebelumnya merampungkan pembangunan pedestrian dengan jalur sepeda di beberapa titik seperti Jalan Sudirman hingga Jalan Ir H Juanda, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor disebut bakal membangun pedestrian plus jalur khusus sepeda di Jalan Ahmad Yani.

Pedestrian Jalan Ahmad Yani tak lama lagi tersambung dengan pedestrian Jalan Sudirman yang terbangun tahun lalu.

Kanan kiri trotoar di sepanjang jalan tersebut akan dirombak menjadi pedestrian lengkap dengan jalur khusus sepeda.

Rencana pembangunan pedestrian Jalan Ahmad Yani saat ini tengah digarap oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor.

Baca Juga  Keren, Iklan Pizza yang Dibintangi Donald Trump Dijual Rp 200 Juta!

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Perencanaan Teknis dan Jasa Konstruksi pada Dinas PUPR, Rukhudin Teguh Wibawa.

“Rencana pembangunan pedestrian masih ada, trotoar Jalan Ahmad Yani,” katanya saat ditemui Metropolitan.id, belum lama ini.

Dalam perencanaan, pedestrian Jalan Ahmad Yani akan dibangun mulai dari Warung Jambu hingga Air Mancur.

Pembangunan ini juga meliputi pekerjaan drainase yang ada di kawasan tersebut.

Meski tak merinci secara detail, Teguh menyampaikan bahwa selain Jalan Ahmad Yani, perencanaan disiapkan untuk pembangunan lanjutan pedestrian Jalan Regional Ring Road (R3).

Tahun 2022 ini, pihaknya tengah melaksanakan pembangunan pedestrian di kawasan tersebut yang dimulai dari Taman Corat Coret sampai jembatan Cinta atau Ceger.

Baca Juga  Giliran Pegawai Kelurahan di Bogor Selatan Positif Covid-19

“Yang R3 juga lanjut dari yang sekarang ke arah Parung Banteng,” singkatnya.

Pihaknya memang menyusun beberapa perencanaan untuk pembangunan pedestrian di tahun ini. Sehingga tahapan fisik bisa dilaksanakan tahun 2023 mendatang.

Niatan juga, sambung dia, pedestrian yang telah terbangun, seperti pada jalur Sistem Satu Arah (SSA), Jalan Sudirman, berikutnya Ahmad Yani, juga tersambung ke R3 dari Warung Jambu.

“Iya, angan-angan kita bisa menyambung, Warung Jambu tembus R3. Perencanaan ini sudah kita bikin, tinggal penganggaran pembangunannya saja,” ujarnya.

Selain pedestrian, Teguh mengungkapkan, bahwa perencanaan juga tengah dilakukan untuk penataan perbatasan Tajur-Ciawi.

“Kita rencanakan juga yang penataan perbatasan Tajur-Ciawi. Yang ditata wilayah Kota Bogor meliputi persimpangan arah masuk tol, termasuk trotoarnya,” tuturnya.

Baca Juga  Pasokan Beras di Kota Bogor Aman Sampai Lebaran

Diketahui, Wali Kota Bogor Bima Arya secara terang-terangan ngarep bisa memenuhi kon­sep perencanaan pedestria­nisasi secara menyeluruh di berbagai titik jalan se-Kota Bogor.

Ia bermimpi bisa menuntaskan program terse­but sebelum masa jabatannya sebagai F1 berakhir pada 2024.

“Hingga 2024, Pemerintah Kota Bogor sudah menyiapkan konsep perencanaan pede­strianisasi secara menyeluruh,” katanya, belum lama ini.

Untuk memenuhi ambisinya itu, pihaknya tidak hanya mengandalkan uang dari Ang­garan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor saja.

Namun juga mengupayakan dana bantuan dari APBD Pro­vinsi Jawa Barat hingga pe­merintah pusat melalui Ke­menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.