Suharso Monoarfa Tolak Hasil Mukernas PPP

by -
TOLAK: Suharso Monoarfa menolak hasil Mukernas PPP dan menegaskan dirinya masih ketua umum parpol tersebut.

METROPOLITAN – Suharso Monoarfa menolak hasil Mu­syawarah Kerja Nasional (Mu­kernas) PPP yang melengser­kan dirinya dari ketua umum dan digantikan Muhammad Mardiono. “Begini-begini, saya masih ketua umum. Saya ada­lah ketua umum Partai Per­satuan Pembangunan,” kata Suharso dalam video yang beredar di Jakarta.

Dalam video itu terlihat Su­harso sedang berbicara di hadapan kader PPP di acara Bimtek DPRD Fraksi PPP se- Indonesia yang digelar di Hotel Redtop, Pecenongan Jakarta Pusat, Selasa (6/9).

Pernyataan Suharso yang disebarkan melalui video ini dibenarkan Ketua DPP PPP, Syaifullah Tamliha. Suharso menolak hasil Mukernas DPP PPP di Banten pada Minggu (4/9). Di mana keputusan Mukernas itu melengserkan dirinya dari jabatan ketua umum PPP dan mengangkat Muhammad Mardiono seba­gai plt ketua umum PPP.

Baca Juga  Caleg PPP Ipnuri Fatah Mulai Blusukan Rajin Silaturahmi, Siap Perjuangkan Pancakarsa

Menurut Menteri Perenca­naan Pembangunan Nasional itu, dia telah menelaah dan mengklarifikasi semua infor­masi yang berkembang ter­kait Mukernas di Banten yang memberhentikan dirinya sebagai ketua umum PPP.

“Saya telah mengumpulkan semua informasi yang disam­paikan. Baik cerita-cerita yang sampai kepada saya,” ungkap­nya.

Suharso pun meminta orang-orang yang menggulingkan dirinya dari kursi ketua umum PPP untuk segera meminta maaf. “Saya beri kesempatan kepada mereka bertabayun kepada saya,” pintanya.

Wakil Ketua Umum PPP, Ar­sul Sani, menyatakan pergan­tian jabatan ketua umum dari Suharso Monoarfa ke­pada Muhammad Mardiono sebagai pelaksana tugas untuk menguatkan konsolidasi par­tai. “Mukernas merupakan forum permusyawaratan par­tai tertinggi kedua setelah muktamar,” katanya di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/9).

Baca Juga  Lewati Ambang Batas Presidential Treshold, Koalisi Golkar, PAN dan PPP Tinggal Tentukan Capres-Cawapres

Hal tersebut disampaikan Arsul menanggapi hasil Mu­syawarah Kerja Nasional (Mu­kernas) yang memilih Ketua Majelis Pertimbangan PPP Muhammad Mardiono seba­gai pelaksana tugas ketum PPP. Ia menjelaskan, pergan­tian itu merupakan reorgani­sasi dan revitalisasi fungsi jabatan kader partai maupun kader partai yang menjabat di eksternal. (jp/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.