Universitas Pakuan Bogor Kenalkan Kelembagaan ke Mahasiswa Baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis

by -

METROPOLITAN.id – Universitas Pakuan Bogor memperkenalkan organisasi kelembagaan ke ratusan mahasiswa/i baru yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Pengenalan kelembagaan ini sendiri berlangsung dalam kegiatan Welcome to Economics and Business Factualy (WEBF) 2022 yang berlangsung secara offline di lingkungan kampus, baru-baru ini.

Ketua Pelaksana WEBF 2022, Fadli Maulana mengatakan, selain pengenalan lingkungan kampus, mahasiswa/i baru juga diberikan informasi tentang kelembagaan.

Di mana, ada beberapa kelembagaan yang berada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan, seperti Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM), Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMA), Badan Eksekutif Mahasiawa, hingga Badan Legislatif Mahasiswa (BLM).

Dalam kegiatan itu, dilanjutkan Fadli, mahasiswa baru diberikan pemaparan dan sharing mengenai organisasi dalam kampus.

“Juga menampilkan bakat dari perwakilan HMPS (Himpunan Mahasiswa Program Studi) untuk memeriahkan acara,” kata Fadil.

Fadil menjelaskan, masing-masing kelembagaan melakukan presentasi, sehingga mahasiswa baru mendapatkan gambaran terkait dengan minat dan bakatnya. Sebab, bagaimanapun regenerasi sangat diperlukan untuk melakukan pergantian kepengurusan.

Selain itu, WEBF 2022 juga menampilkan musik dari kontingen musik FEB Unpak serta bernyanyi bersama.

Baca Juga  Polsek Cibungbulang Buru Cendol

Dalam kesempatan itu, panitia juga memberikan WEBF AWARD’s sebagai tanda apresiasi terhadap mahasiswa baru, serta donasi kepada panti ausahan Al-Kafi dari mahasiswa/i baru FEB-UNPAK dan panitia WEBF 2022.

“Euforia, closing ceremony WEBF 2022 dengan diadakannya parade dari kelembagaan FEB Unpak dan pelepasan balon serta colourun sekaligus sebagai simbolis bahwa calon mahasiswa baru sudah menjadi keluarga baru FEB Unpak,” ujarnya.

Sebelumnya, Universitas Pakuan Bogor melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis menggelar kegiatan Welcome to Economics and Business Factualy (WEBF) 2022 secara offline di lingkungan kampus pada Jumat (16/9).

Kegiatan WEBF yang sempat tertunda selama dua tahun imbas penyebaran kasus Covid-19 ini, kembali diselenggarakan secara offline menyusul kondisi pandemi yang sudah melandai saat ini.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pakuan Bogor, Hendro Sasongko menuturkan, kegiatan WEBF 2022 ini merupakan acara tahunan yang bertujuan sebagai ucapan selamat datang kepada mahasiswa/i baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Alhamdulillah sekarang dengan sudah level 1 di Kota Bogor ya, kita lakukan WEBF secara offline, walaupun (begitu) tetap kita minta semua menerapkan Prokes,” kata Sasongko kepada wartawan, Jumat (16/9).

Baca Juga  Kalapas Gunung Sindur Angkat Suara Soal Kasus Penculikan Anak

Menurutnya, dalam kegiatan WEBF 2022 ini, para mahasiswa/i baru akan dikenalkan profil dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu sendiri. Di mana, penyampaian akan diberikan langsung masing-masing Kepala Prodi.

“(Tujuannya) supaya mereka tahu arahnya. Dan kita undang juga orang tua mereka secara online supaya mereka tahu nitip kesini itu kita jaga,” ucap dia.

“Sekarang kita libatkan orangtua bahkan sampai mereka ujian pun kita undang, supaya mereka tahu anak mereka dititip di tempat yang tepat,” sambungnya.

Dalam kesempatan ini, Sasongko juga tak lupa menitipkan pesan kepada para mahasiswa/i baru untuk tidak mudah menyerah, melainkan harus mempunyai mental yang kuat, karena kompetisi saat ini sudah semakin ketat.

“Saya hanya pesan, harus punya mental yang kuat karena kompetisi kita makin ketat, kalau mereka mentalnya lemah dan gampang menyerah itu mereka akan hilang atau kalah,” imbuh dia.

Baca Juga  Remaja Ini Diperkosa di Kebun Jagung

“Dan mereka jangan lagi katakan ah saya mau kerja, tapi saya mau mandiri dan saya mau bisa memberikan sesuatu kepada masyarakat hingga lingkungan,” sambung Sasongko.

“Itu yang saya uraikan, jadi jangan nyerah, tetap fight karena tantangan kita semakin keras, kalau mereka nyerah maka mereka akan hilang nantinya,” lanjutnya.

Sementara, ditambahkan Sasongko, untuk metode pembelajaran yang akan diberikan kepada para mahasiswa/i, memang biasanya hanya sebatas diberi ilmu-ilmu saja seperti mata pelajaran dan mata kuliah.

Akan tetapi, untuk saat ini, metode pembelajaran yang akan ditingkatkan pihaknya lebih ke softskill para mahasiswa/i itu sendiri. Seperti, kecakapan komunikasi atau public speaking, bagaimana memiliki sifat tidak mudah menyerah, kemampuan berbahasa Inggris, dapat melakukan kerjasama atau kolaborasi hingga lain sebagainya.

“Itulah yang kita ingin berikan pada mereka. Jadi kalau ilmu-ilmu yang sifatnya hardskill seperti di mata kuliah dan segalanya itu banyak lah, tapi yang buat mereka beda (nanti) adalah kemampuan mereka bisa ditingkatkan softskill nya tadi,” ujarnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *