Ekonomi Memburuk, OJK Kembali Perpanjang Keringanan Kredit

by -
DIPERPANJANG: OJK akan memperpanjang program restrukturisasi kredit atau keringanan kredit, menimbang kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya lepas dari dampak Covid-19.

METROPOLITAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memperpanjang program restrukturisasi kredit atau keringanan kredit. Hal itu menimbang kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya lepas dari dampak Covid-19.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengaku pihaknya saat ini masih melakukan analisis akhir. Meski demikian, ia me­mastikan program restruktu­risasi kredit akan diperpanjang.

”Kita sedang melakukan analisis akhir, memang masih ada beberapa komponen yang harus kita pertimbangkan sebelum kita memfinalisasi­kan posisi kita,” katanya dalam konferensi pers, Senin (3/10).

”Kalau ditanya apakah ini akan diperpanjang atau tidak, saya yakin bahwa kita memang kalau melihat persoalan eko­nomi kita yang masih belum lepas 100% dari Covid-19 dan tantangan global yang sekarang berkembang, nampaknya kita memang akan memper­panjang, tetap akan memper­panjang ini,” paparnya.

Baca Juga  BI Bisa Turunkan Dua Kali

Pihaknya belum bisa me­maparkan secara detail du­rasi maupun skema restruk­turisasi kredit. Namun, pi­haknya mempertimbangkan jika keringanan kredit ini tak menyasar seluruh utang.

”Untuk berapa lama dan ba­gaimana caranya nanti akan kita uraikan lebih detail. Tapi seperti apa yang pernah saya sampaikan tentu kita akan mempertimbangkan tidak lagi across the board, tapi kita betul-betul targeted secara sektor, secara geografi, secara krediturnya juga,” ujarnya.

Ia juga mengaku pihaknya tak ingin kebijakan normali­sasi kredit kemudian akan membahayakan pertumbuhan ekonomi nasional. ”Mandat kita jelas menjaga stabilitas sistem keuangan kita, dengan demikian kita memberikan kontribusi yang signifikan terhadap mempertahankan pertumbuhan perekonomian kita,” pungkasnya. (dtk/eka/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *