Enam Hari Hilang di Curug Kembar, Siswa SD Temukan Andini tak Bernyawa

by -
EVAKUASI: Tim gabungan mengevakuasi Andini, siswi SMP IT Al Hikmah Kota Depok, yang hilang terseret arus Sungai Curug Kembar, Puncak, Bogor, pada Senin (17/10).

METROPOLITAN – Setelah enam hari hilang terseret arus Sungai Curug Kembar, Puncak, Kabupaten Bogor, akhirnya siswi SMP IT Al Hikmah Kota Depok, An­dini, berhasil ditemukan pada Senin (17/10).

Andini ditemukan sekitar 1,3 kilometer dari tempat awal hilang namun masih satu wilayah di Desa Batu­layang, Kecamatan Cisarua, pada pukul 10:30 WIB.

Hal itu diungkapkan Dan­ramil Cisarua Mayor Infan­teri Tubagus Eka Purnama.

“Korban atas nama Andini, alhamdulillah hari ini (17/10), hari keenam, sudah ditemu­kan tim gabungan evakuasi TNI-Polri, BPBD, Basarnas, dan masyarakat sekitar Ba­tulayang. Ditemukan kurang lebih 1,3 kilometer dari titik awal,” katanya.

Eka menyampaikan, jasad Andini pertama kali ditemu­kan siswa SD yang melihat bagian tubuh kaki di permu­kaan air sungai.

Baca Juga  Kementan Beri Penyuluhan Ke Petani Milenial Di Caringin

“Kemudian melaporkan kepada tim kami, dan tim kami langsung meluncur untuk melakukan evakuasi. Korban ditemukan telungkup dan masih utuh” ujarnya.

Saat ditemukan, tubuh kor­ban sudah tidak berpakaian. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Dae­rah (RSUD) Ciawi untuk se­lanjutnya dibawa pihak kelu­arga ke rumah duka di Depok.

Di lokasi yang sama, Camat Cisarua Ivan Pramudya mengimbau para wisatawan di wilayah Puncak harus berhati-hati dengan lokasi yang dikunjungi.

“Kepada warga yang ingin berwisata ke wilayah Puncak, selalu hati-hati,” imbaunya.

Dalam mengantisipasi ben­cana alam yang memakan korban, pihak kecamatan akan mengimbau lokasi wi­sata untuk tidak melakukan aktivitas karena cuaca masih ekstrem.

Baca Juga  Saksi Pungli Tol Bocimi Mengaku Diintimidasi

“Untuk kemping atau per­kemahan, kami mengimbau karena cuaca ekstrem untuk tidak mengadakan kegiatan perkemahan kemping. Kon­disi cuaca memang sedang tidak memungkinkan sampai akhir tahun ini, dan Ciliwung juga sering meluap tiba-tiba,” tutupnya. (jal/b/ryn/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *