Iwan Minta Jajarannya Fokus Kendalikan Inflasi di Kabupaten Bogor

by -
RAPAT: Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menggelar rapat tindak lanjut pengarahan presiden terkait pengendalian inflasi di daerah, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Senin (3/10).

METROPOLITAN – Plt Bu­pati Bogor Iwan Setiawan minta seluruh jajaran Pemerin­tah Kabupaten (Pemkab) Bo­gor melakukan pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor.

Hal itu ditegaskan Iwan saat memberi arahan pada rapat tindak lanjut pengarahan pre­siden terkait pengendalian inflasi di daerah, tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, dan penyasaran percepatan penghapusan ke­miskinan ekstrem, di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Dae­rah, Cibinong, Senin (3/10).

Untuk diketahui, kondisi inflasi nasional pada Juli 2022 sebesar 4,94% dan inflasi Jawa Barat pada Agustus 4,71% Year over Year (YoY). Sementara, inflasi di Kabupaten Bogor per Juni 2022 yaitu sebesar 3,66% dan pada Agustus deflasi 0,45%.

Iwan Setiawan menjelaskan ada beberapa poin arahan Presiden Jokowi yang harus diterjemahkan, untuk selanjut­nya diimplementasikan di Kabupaten Bogor. Intinya ba­gaimana bisa membahas pelaksanaan yang lebih teknis yang harus dilaksanakan Pem­kab Bogor.

Baca Juga  Semrawut, Pasar Cisarua Kapan Dibenahi?

“Kami sudah mengambil langkah di antaranya, men­ghitung 2% Dana Transfer Umum (DTU), yakni Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk kegiatan inflasi. Dua kegiatan yang disepakati yakni akan digunakan untuk bantuan sosial (bansos) ke seribu UM­KM. Kemudian akan ada in­tervensi harga-harga bahan pokok di pasar melalui kegia­tan operasi pasar di 40 keca­matan. Saya minta segera tindak lanjuti pelaksanaan teknisnya,” jelas Iwan.

Iwan mengaku pihaknya fokus kepada beberapa hal tersebut yang bisa dilaksana­kan sampai akhir tahun ini, serta berupaya bisa mengalo­kasikan dana bantuan akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) ini tepat sasaran, tidak tumpang tindih dengan ke­giatan lainnya.

Baca Juga  Kontak Jodoh

“Intinya berkaca dari penanganan Covid yang cukup berhasil di Indonesia. Penanga­nan inflasi pun harus kompak, harus bersatu dari pusat, pro­vinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa. Seperti saat kita menangani Covid-19. Kalau Covid-19, kita bisa bersama-sama, urusan inflasi ini kita juga harus bersama-sama,” ujar Iwan.

Sementara itu, soal percepa­tan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan minta semua dinas memberi masukan apa langkah-langkah konkret da­lam mengurangi angka kemisk­inan ekstrem ini. Salah satunya berkoordinasi dengan kemen­terian, terutama mengenai data kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bogor yang terca­tat di pusat.

“Kalau hanya mengandalkan beberapa dinas, tidak akan mungkin bisa. Tapi saya yakin jika seluruh dinas bersinergi membuat kegiatan kolabo­rasi untuk mengatasi kemisk­inan ekstrem di Kabupaten Bogor, pasti bisa,” tandas Iwan Setiawan. (*/eka/run)

Baca Juga  Plt Bupati Bogor Puji Helaran Tarikolot Expo 2, Ini Kata Iwan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *