Kota Bogor Gelar Doa dan Solat Gaib bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

by -

METROPOLITAN.id – Sejumlah elemen masyarakat di Kota Bogor menggelar doa dan solat gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Senin (3/10).

Kegiatan doa dan solat gaib yang diikuti jajaran Polresta Bogor Kota, DMI Kota Bogor hingga perwakilan suporter sepakbola di Kota Bogor itu berlangsung di masjid yang ada di Mako Polresta Bogor Kota.

 

Adapun, perwakilan suporter sepakbola yang hadir dalam doa dan solat gaib ini diantaranya pendukung dari Kabo Mania, Armenani Bogor, Bobotoh Bogor dan The Jak Bogor.

Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menuturkan, kegiatan doa dan solat gaib bagi korban tragedi Kanjuruhan ini dilakukan secara spontan. Di mana, tujuan utamanya sebagai bentuk duka cita untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah.

Baca Juga  Ngarep Lelang Proyek Besar di Awal Tahun, Bima Arya Panggil Bagian Tender dan Bappeda

“Kita berdoa semoga dosa-dosa saudara-saudara kita diampuni, dan diterima amal ibadahnya,” kata AKBP Ferdy usai kegiatan.

“Dan kita semua berdoa dan berharap semoga kejadian ini kejadian yang terakhir di Indonesia. Semoga kedepannya sepakbola Indonesia akan tambah maju para suportenya tambah guyub, tambah kompak dan bersatu, untuk kemajuan sepakbola di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aremania Bogor, Okim menyampaikan belasungkawa kepada para korban dalam tragedi Kanjuruhan. Semoga, keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kesabaran atas musibah ini.

“Mudah-mudahan almarhum semua khusnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Okim juga mengharapkan tragedi Kanjuruhan ini menjadi peristiwa terakhir di Indonesia. Dan, para suporter ke depan dapat lebih dewasa dan bisa menerima kekalahan.

Baca Juga  Zaskia Gotik Ngebet Nikah

Sementara, untuk aparat kepolisian agar tidak agresif dalam menangani suporter yang masuk lapangan dan lain sebagainya.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi usai pertandingan Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Persebaya 3-2 ini mulai rusuh usai pertandingan saat Aremania memasuki lapangan. Kondisi jadi tak terkendali yang mengakibatkan setidaknya 127 orang meninggal dunia hingga Minggu pagi. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *