Kota Bogor Sabet Empat Medali di Bogor Knight Open Fencing Championship 2022, Kejuaraan Diikuti 4 Negara

by -

METROPOLITAN.id – Atlet Anggar Kota Bogor berhasil menyabet empat medali di ajang Bogor Knight Open Fencing Championship 2022 pada Minggu (2/10).

Kejuaraan yang diikuti sebanyak 480 peserta dari empat negara seperti Indonesia, Filipina, Singapura dan Brunei Darussalam itu berlangsung di GOR A Kota Bogor.

Adapun, penyelenggara kejuaraan ini dilaksanakan oleh Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Bogor.

Sementara, keempat atlet Anggar Kota Bogor yang berhasil meraih medali diantaranya, ada Arval Raziel yang berhasil meraih medali emas di kategori EPEE U-17 Putra. Lalu, Alzenna Laiqa berhasil meraih medali perak di kategori EPEE U-17 putri.

Kemudian, Riska Rahmawati meraih medali perunggu di kategori EPEE U-17 putri. Terakhir, Anggi Yuliansyah meraih medali perunggu di kategori EPEE U-17 putra.

Baca Juga  Rencana Pemkot Bogor Sulap Pasar Bogor Jadi Gedung Parkir Disoal DPRD

Menanggapi itu, Pelatih Kepala Anggar Kota Bogor, Indra Haryana mengaku senang dengan raihan yang diperoleh keempat anak didiknya ini.

Sebab, ajang Bogor Knight Open Fencing Championship 2022 ini juga jadi salah satu bahan evaluasi pihaknya untuk menghadapi tiga kejuaraan nantinya.

Yakni, Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Barat pada 8-9 Oktober, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat pada 12-19 Oktober dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada akhir Oktober 2022.

“Sangat senang ya, satu sisi ini kan evaluasi untuk Porprov, karena kan kita sudah buat agenda dan program latihan dari sejak 4 tahun setelah Porda 2018,” kata Indra Haryana.

“Insya Allah berhasil, sangat-sangat berhasil, apalagi disatu sisi satu emas diraih dari U-17, itu kan kebetulan bibit dari kita. Apalagi ini open serasa Kejurnas karena pemain Timnas semua yang turun,” sambungnya.

Baca Juga  Indonesia ajak Dunia Capai Pemulihan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Meski begitu, Indra Haryana meminta kepada para atletnya untuk tidak cepat merasa puas. Melainkan, mereka bisa lebih berkembang hingga tingkat Nasional.

“(Pesannya) jaga kondisi dan terus berkembang, tujuan kita itu bukan Jawa Barat tapi sampai Nasional. Bawa nama daerah lebih mudah, tapi bawa negara itu sulit,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *