Nasdem Usung Anies Baswedan jadi Capres di Pilpres 2024, Bima Arya: Kemungkinan Besar KIB Berbeda

by -
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Ketua DPP PAN, Bima Arya angkat suara terkait langkah Partai Nasdem yang mengusung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan maju jadi Calon Presiden (Capres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Bima Arya, sebenarnya PAN sangat paham apabila nama Anies Baswedan diusung Partai Nasdem maju sebagai Capres di Pilpres 2024.

Karena, nama Anies Baswedan sendiri masuk ke dalam salah satu dari sembilan nama yang diusulkan PAN dalam Rakernas kemarin. Yakni, sebagai kandidat yang diusung maju dalam Pilpres 2024.

“PAN sangat bisa paham kalau kemudian nama mas Anies diusulkan oleh Nasdem, dan itu tentu merupakan hak dari Partai Nasdem,” kata Bima Arya kepada wartawan, Selasa (4/10).

Baca Juga  Pasien Positif Covid di Kota Bogor Sisa 18 Orang Lagi

“Tapi kan perjalanannya masih agak panjang, (dan) Nasdem (masih) membutuhkan dukungan dari partai lain,” sambungnya.

Disinggung apakah memungkinkan Partai Nasdem akan berkoalisi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) karena kandidat yang diusung sama dengan PAN, diakui Bima Arya, sebenarnya pembicaraan itu dengan Nasdem sudah terjadi ketika KIB terbentuk.

Akan tetapi, karena saat ini Nasdem sudah memunculkan nama Anies Baswedan, tentu hal ini harus segera disikapi KIB.

“Saya kira ini salah satu hal yang juga harus di sikapi oleh KIB ya, mungkin saja KIB berbeda, kemungkinan besar KIB akan berbeda dengan Nasdem,” ucap Bima Arya.

“Kita masih melihat banyak faktor-faktor lain ya, seperti Pak Prabowo maju lewat partai apa, pak Prabowo wakilnya siapa, kemudian PDIP apakah jadi memunculkan Puan, mas Ganjar kemana, ini masih banyak variabel-variabel seperti itu,” lanjutnya.

Baca Juga  Soal Instruksi Mendagri, Bima Arya : Kepala Daerah Dipilih Rakyat, Nggak Bisa Serta-Merta Dicopot

Yang pasti, diyakini Bima Arya, hingga sampai saat ini PAN masih setia dan komitmen dengan KIB. Sehingga, siapa nama yang akan muncul dan diusung harus melalui kesepakatan bersama Partai Golkar dan PPP.

“Prediksi saya akan ada pembicaraan yang lebih intens ya dan mengerucut di akhir tahun. Jadi dua tiga bulan lagi lah akan lebih jelas lagi,” imbuhnya.

“Ya sekarang ini KIB fokus dulu untuk capres kita, siapakah capres itu ya pasti pembicaraan tiga partai ini, jadi tidak terpengaruh dengan Nasdem ya,” tandas Bima Arya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *