Sebulan Lebih Hasil Seleksi Terbuka Dirut RSUD Diumumkan, Plt Bupati Bogor Belum Lantik Dirut Baru

by -
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan (kedua kanan) saat sidak ke RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor. (Foto: Arifin/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor memang telah mengumkan hasil seleksi terbuka diempat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Namun Plt Bupati Bogor hingga saat ini belum memilih dan melantik jabatan direktur utama bagi empat RSUD yang dimiliki oleh Pemkab Bogor tersebut. Padahal pengumuman hasil seleksi terbuka sudah dilansir dari 31 Agustus, yang artinya sebulan lebih Plt Bupati Bogor belum menentukan pilihannya.

“Sudah ada tiga nama untuk masing-masing RSUD yang telah selesai mengikuti berbagai tahapan seleksi terbuka ini,” kata Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor Irwan Purnawan.

Dari masing-masing RSUD tersebut ada tiga nama yang telah lulus seleksi terbuka, seperti RSUD Cibinong ada nama dr Fusia Mediawaty, dr Yukie Meistisia A Satoto dan dr Agus Fauzi. Lalu untuk RSUD Ciawi yakni dr Fusia Mediawaty, dr Yukie Meistisia A Satoto dan dr Kusnadi.

Baca Juga  Ribuan Pesantren di Bogor Bakal Dilindungi Perda

Sementara untuk RSUD Leuwiliang yakni dr Vitrie Winastri, dr Agus Fauzi dan dr Dwi Susanty. Sedangkan untuk RSUD Cileungsi yakni dr Vitrie Winastri, dr Kusnadi dan dr Dwi Susanty.

“Setelah ada tiga nama tersebut, tinggal pak Plt Bupati dan langsung melakukan pelantikan. Karena sesuai undang-undang tiga besar yang telah lulus seleksi terbuka maka nantinya dipilih oleh Plt Bupati,” paparnya.

Setelah Plt Bupati memilih, lanjut Irwan, maka BPKPSDM akan ke Kementerian Dalam Negeri untuk meminta rekomendasi untuk selanjutnya akan dilakukan pelantikan.

Sebelumnya, empat direktur RSUD di Kabupaten Bogor, yakni RSUD Cibinong, Cileung­si, Ciawi dan Leuwiliang, kini diisi pelaksana tugas (plt) untuk sementara waktu. Lang­kah tersebut dilakukan karena proses lelang jabatan atau open bidding masih berlangsung.

Baca Juga  PDI-P Berpeluang Jadi Pemenang Pemilu 2019 dan Catat Rekor

“Semua direktur di empat RSUD di Plt-kan karena atu­ran dan masa berlakunya sudah habis pada 2 Juli. Nah, para direktur RSUD yang lalu sebelumnya pernah menjabat plt dua kali perpanjangan dan batas maksimal hanya dua kali plt serta tak bisa diper­panjang lagi. Karena terben­tur aturan, makanya ditunjuk orang baru,” ungkap Irwan. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *