Tiga Bulan Jelang Akhir Tahun Anggaran Program Samisade, Hanya 30 Desa yang Lengkapi Persyaratan

by -

Tiga bulan jelang akhir tahun anggaran 2022, Program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) rupanya belum dicairkan. Sebab, dari 416 desa yang memenuhi persyaratan pencairan Samisade hanya ada 30 desa.

KEPALA Bagian Anggaran pada Badan Pengelola Keu­angan Anggaran Daerah (BP­KAD) Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan Dinas Pemberdaya­an Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk pencairan dana tersebut.

“Untuk pencairan kita ma­sih tunggu Dinas Pember­dayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan sampai sekarang belum masuk (la­poran, red),” kata Wildan.

Ia mengaku sudah menya­rankan DPMD agar secepat­nya melakukan percepatan pelaporan kepada BPKAD agar pencairan bisa segera dilakukan di sisa waktu tiga bulan jelang akhir 2022. Se­bab, jika pencairan lambat dengan sisa waktu yang ada, dikhawatirkan desa tidak mampu mengejar pembangu­nan infrastruktur di wilayah­nya tepat waktu. “Kita dalam rapat sering menyarankan percepatan, sekarang yang dipenuhi persyaratannya baru 23 sampai 30 desa. Yang lain­nya masih bolak-balik per­syaratan pencairan,” papar­nya.

Baca Juga  Cairkan Program Samisade, Ade Yasin Ultimatum Kades: Ini Uang Bukan Turun dari Langit

Jika semua sesuai rencana, ia optimis anggaran Rp395 miliar untuk Samisade bak­al terserap desa secara mak­simal. “Itu risiko yang harus kita ambil, anggarannya tetap full, tidak akan kita potong. Kita masih optimis mereka masih bisa menyelesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, me­negaskan, pihaknya tetap berkomitmen untuk tidak memberikan anggaran Sa­misade kepada desa yang hingga saat ini belum mem­berikan laporan pertanggung­jawaban penggunaan dana Samisade tahap pertama. “Ini konsekuensinya. Sesuai la­poran dari DPMD, kalau desa belum memberikan laporan, maka tidak dapat dicairkan desanya,” ungkap­nya. (mam/eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *