Warga Pertanyakan Penindakan Parkir Sembarangan di Pedestrian Bogor: Sepeda Listrik Parkir di Pedestrian Juga, Kok Ga Ditindak?

by -

METROPOLITAN.id – Penindakan parkir sembarangan di pedestrian yang ada di Kota Bogor menuai pertanyaan dari warga. Musababnya, penindakan parkir sembarangan yang dilakukan petugas ini dinilai tebang pilih.

Seperti diungkapkan warga Kota Bogor, Firman Gustaman. Menurutnya, seharusnya petugas tidak tebang pilih dalam penindakan parkir sembarangan ini.

Karena, masih banyak kendaraan yang secara terang-terangan memarkirkan kendaraannya di pedestrian. Namun, hingga saat ini belum pernah ditindak atau ditertibkan.

“Itu sepeda listrik parkir di pedestrian juga, kok ga ditindak? Hampir tiap hari parkir di pedestrian loh,” kata Firman.

“Seharusnya kalau memang benar-benar adil, mereka juga ditindak. Karena sama-sama kendaraan kan,” sambungnya.

Untuk itu, Firman yang juga salah satu pemerhati kebijakan publik di Kota Bogor ini meminta kepada petugas untuk benar-benar menjalankan aturan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga  Petani Milenial Digojlok, Kementan : Harus Maju, Mandiri dan Modern

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin menuturkan jika terkait hal ini sebenarnya bukan tugas dan fungsinya. Meski begitu, pihaknya akan menindaklanjutinya ke bidang terkait.

“Sepeda listrik itu sebenarnya bukan ada di bidang kita, melainkan di angkutan, saya coba konfirmasi dulu ke bidang terkait,” kata Dody.

“(Soal himbauan) kita menghimbau kepada pengendara roda dua atau empat untuk memarkirkan kendaraan di zona yang sudah disiapkan, dan dilarang memarkir atau menurunkan dan menaikan penumpang di tempat-tempat yang sudah dilarang dengan ditandai rambu larangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor bersama Tim Tangkas Gabungan melakukan penindakan terhadap kendaraan yang parkir secara sembarangan di Jalur Pedestrian Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah pada Kamis (6/10).

Baca Juga  Alkes Baru RSUD Kota Bogor Bisa Deteksi 4 Penyakit, Wamenkes : Cukup Mahal dan Perlu Tenaga Terampil

Sebanyak enam unit kendaraan roda dua ditindak hingga dilakukan penggembokan oleh petugas gabungan.

Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dishub Kota Bogor, Dody Wahyudin menuturkan, sebenarnya kegiatan ini merupakan agenda rutin tiap hari yang dilakukan Tim Tangkas Gabungan dari motoris Dishub dan Satpol PP Kota Bogor.

Di mana, fungsi dan peranannya untuk melakukan himbauan kepada para pelanggar lalulintas hingga ke zona-zona PKL yang tidak sesuai aturan.

“Ini agenda rutin tiap hari mobile ke beberapa titik. Hari ini ke beberapa titik yang ada di Kecamatan Bogor Tengah,” kata Dody kepada wartawan, Kamis (6/10).

Menurutnya, dalam kegiatan penertiban di Kecamatan Bogor Tengah sendiri, total ada enam unit kendaraan roda dua yang dilakukan penindakan. Di mana, tiga diantaranya terpaksa dilakukan penggembokan.

Baca Juga  Pemilik Toko HP Ditemukan Meninggal, Ini Dugaan Polisi

“Yang tiga lagi (motor), pas mau di gembok pemiliknya datang,” ucap Dody.

Sementara, ditambahkan Dody, untuk penggembokan kendaraan-kendaraan ini dilakukan mengacu Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Perda Kota Bogor Nomor 10 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan LLAJ dan Perda Kota Bogor Nomor 1 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Ketertiban Umum.

“Tapi kita tidak langsung melakukan penertiban, kita lakukan persuasif dulu nanti baru kalau membandel kita tertibkan,” tandasnya. (rez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *