Wirausaha Muda Pertanian Pikat Millenial di Bumi Lancang Kuning

by -

METROPOLITAN.ID – Selain sebagai negara maritim, Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang berbasis pertanian. Dengan penduduk lebih dari 270 juta jiwa, Indonesia membutuhkan pasokan produk pertanian sepanjang tahun.

Untuk itulah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berkomitmen melahirkan 2.5 juta pengusaha muda dari sektor pertanian selama 5 tahun pemerintahan Presiden Jokowi.

Syahrul percaya bahwa anak muda Indonesia memiliki kemampuan, usaha dan kredibilitas untuk menjadi agripreneur atau pengusaha bidang pertanian. Telah lahir banyak petani-petani muda yang sukses dan beromset ratusan juta rupiah per bulannya.

Peran generasi muda yang terjun di sektor pertanian menjadi energi baru. Regenerasi petani yang menjadi momok menakutkan perlahan namun pasti mulai terjawab dengan lahirnya petani milenial yang tidak saja bergerak pada sektor hilir tapi juga di sektor hulu.

Adanya stigma petani yang masih dianggap pekerjaan kelas bawah dan dengan pendapatan rendah pun berhasil ditepis oleh para petani milenial seiring perkembangan teknologi dan informasi karena mereka tahu bahwa dibalik tantangan yan dihadapi pendapatan di sektor perktanian ini sangat menjanjikan.

Baca Juga  Kementan Dukung Penuh Kegiatan Regenerasi Petani di Banjar

“Karakteristik petani milenial itu adaptif terhadap perkembangan teknologi dan inovatif. Banyak hal-hal baru yang berhasil mereka aplikasikan, memecahkan kebuntuan dalam pengembangan usahatani dan yang paling utama adalah menciptakan pasar baru yang potensial,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembagan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, petani milenial merupakan pelopor dan garda terdepan di dalam pembagunan pertanian ke depan. Dedi pun berharap petani millenial harus dapat menjadi contoh serta meresonansi generasi muda lainnya.

Senada dengan Mentan dan Kabadan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan) Idha Widi Arsanti saat menghadiri acara Sarasehan Bisnis Young Ambassador Program YESS di Provinsi Riau (01/10) di UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, mengatakan dengan menjadi petani akan ada sesuatu yang dihasilkan baik secara ekonomi, keahlian dan pengetahuan.

Baca Juga  Hary Tanoe Siap Lapor Balik, Yulianto Terancam 12 Tahun Penjara

Ketua P4S Petani Muda Riau (PEMURI), Ade Putra Daulay yang juga Young Ambassador program YESS 2022 terus mengajak petani muda terutama di Provinsi Riau agar terus optimis bersinergi membangun pertanian indonesia baik dari tingkat kota, provinsi dan pemerintah pusat.

“Kita harus bekerja super tim, kita tidak bisa bekerja sendiri. Kumpulkan yang tercecer, sapa yang terlupa, jemput yang tertinggal dan bawa yang setia.” Ungkapnya saat menyambut Direktur Program YESS di Bumi Lancang Kuning.

Kegiatan Sarasehan Bisnis Young Ambassador Program YESS di Provinsi Riau pada 1 – 2 Oktober 2022 dihadiri oleh Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Pekanbaru, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Kepala UPT Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Riau, Duta petani Millenial dan Duta Petani andalan, Perwakilan Petani Muda se Provinsi Riau yg berasal dari 12 kabupaten kota.

Baca Juga  Tak Jelas Mekanisme KPI Gelar Uji Publik

Hadir juga, Young Ambassador Program YESS Taufik Mawadani asal Yogyakarta serta Iqbal Habibi asal Sukabumi yang ikut membakar semangat petani muda di Provinsi Riau melalui sharing succes story. Taufik Mawadani, mengajak para pemuda supaya mulai membangun mimpi di sektor pertanian dengan nyata dan sungguh sungguh, karena kita sadari bersama bahwa sektor pertanian adalah sektor yang sangat menjanjikan, jadi untuk menjadi “KAYA” di sektor ini sangatlah mudah. Tuturnya saat melakukan sharing succes story dihadapan petani milenial di Provinsi Riau

Tak ketinggalan, Iqbal Habibi juga mengajak para petani muda untuk tidak lupa membuat kolaborasi bersama berbagai stakeholder agar nantinya dapat membuat model bisnis yang baik sesuai komoditas dan kebutuhan di daerahnya masing-masing.

Diharapkan dengan adanya kegiatan Sarasehan Bisnis Young Ambassador Program YESS di Riau ini dapat mendorong generasi pemuda untuk mengambil peran menjadi pelaku usaha di sektor pertanian.(suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *