Dituduh Selingkuh, Aku Diseret Suami sampai Memar (1)

by -

Dituduh Selingkuh, Aku Diseret Suami sampai Memar (1)

Aku punya suami ganteng. Kulitnya putih, badannya tinggi, senyumnya manis banget. Enak deh untuk dibawa kemana-mana, hehe! Sayangnya kegantengan itu ngga imbang sama emosi dia yang meledak nggak main-main.

Kalau dia lagi marah, wajah gantengnya itu berubah seram. Merah-padam begitu, Bun. Ditambah dengan gigi yang mengeĀ­ras dan mata melotot. Serem banget, kayak dua orang yang berbeda.

Jujur aku takut sama dia kalau lagi marah. Dulu waktu kami pacaran, aku udah tau soal temperamen ini. Namun, aku coba memaklumi dan menerima, bukankah pernikahan itu salah satu syaratnya adalah mampu menerima kekurangan pasangan?

Temperamen suamiku sempat menurun ketika anak pertama kami lahir. Aku pikir itu semua karena naluri kebapakan-nya muncul. Tapi eh tapi, ketika anak kami masuk usia dua tahun, emosi itu muncul lagi. Meski hanya pemicu sepele seperti anak yang kejedot pintu, dia bisa marah sampai segitunya.

Baca Juga  Dituduh Selingkuh, Aku Diseret Suami sampai Memar (Habis)

Bersambung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *