Dua Universitas Terbaik di Dunia bakal Bangun Kampus di Bandung

by -
KERJA SAMA: Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat bertemu perwakilan Universitas Deakin Australia dan Universitas Lancaster Inggris di Bali, Senin (14/11).

METROPOLITAN – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengungkapkan kabar baik di tengah kunjungan kerjanya dalam agenda B20 di Bali, Se­nin (14/4). Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut­kan, dua universitas terbaik dunia bakal membangun kam­pusnya di Jabar, tepatnya di Kota Bandung.

Menurut Kang Emil, kedua universitas tersebut menyata­kan bahwa mereka secara ak­tif bekerja sama dalam peng­embangan pendidikan inter­nasional di Jabar. Adapun kedua universitas tersebut, yakni Universitas Deakin Australia dan Universitas Lancaster Ing­gris.

Di tengah agenda B20 yang merupakan rangkaian ajang KTT G20 tersebut, Kang Emil langsung menggelar perte­muan internal dengan perwa­kilan kedua universitas, yakni John Molony dari Deakin Uni­versity Australia dan Simon Guy dari Lancaster Inggris. ”Berita baiknya, di momen G20, dua universitas ini memberikan berita sangat baik, sudah siap akan membuka universitas di Jawa Barat,” ungkap Kang Emil.

Kang Emil mengaku ada sisi unik dari kerja sama yang di­bangun Pemprov Jabar ber­sama Deakin University dan Lancaster University itu. ”Jadi bentuknya juga unik, yakni joint university. Jadi, dua universitas ini punya sejarah saling be­kerja sama dalam pendidikan maupun riset. Sehingga waktu melihat Indonesia, mereka bersepakat akan membangun kampusnya bersama dalam satu lokasi dan ini sangat baik,” tuturnya.

Baca Juga  7 Kabupaten di Jawa Barat Belum Ikut Kota Sehat

”Anak-anak Indonesia yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas global dari dua universitas ini cukup datang ke satu kampus sehingga bisa menghasilkan kualitas pendi­dikan standar dunia,” sambung­nya.

Kang Emil pun memastikan, pihaknya siap membantu pen­dirian kampus kedua univer­sitas tersebut, seperti mem­bantu proses perizinan kepada Pemerintah Pusat. ”Tugas saya sebagai gubernur Jawa Barat memastikan proses berlangs­ung lancar, karena membuka universitas asing global di In­donesia ini baru. Baru diizin­kan setelah omnibus law, se­telah UU Cipta Kerja, sebelum­nya belum memungkinkan,” terangnya, seraya berharap, proses perizinan segera ram­pung.

Dia juga menuturkan, kedua universitas dari negara ang­gota G20 tersebut mengapre­siasi kinerja Pemerintah Pusat yang dinilai profesional dalam menyikapi rencana pendirian kampus di Bandung itu.

Baca Juga  Demokrat Buka Peluang Ahy Maju Pilgub Jabar

”Kami membantu beliau-beliau ini memproses izin se­cara resmi di Kemendikbud, sedang berproses. Mereka mengapresiasi profesionalisme dari Kemendikbud, urutannya jelas. Mereka sedang submit. Nanti seiring perizinan dari Kemendikbud (selesai), maka pembukaan kampus mereka di Bandung bisa segera diekse­kusi dengan sebaik-baiknya,” jelasnya. (*/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *