Guru Penggerak Berpeluang Diangkat Jadi Kepala Sekolah

by -
GURU PENGGERAK: Mendikbudristek, Nadiem Makarim, dalam Dialog Penggerak di Kota Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini.

METROPOLITAN – Guru penggerak memiliki kesem­patan besar menjadi calon kepala sekolah dan pengawas sekolah. Hal itu sesuai Pe­raturan Mendikbudristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Hal ini di­katakan Mendikbudristek, Nadiem Makarim, dalam Dialog Penggerak di Kota Padang, Sumatera Barat, baru-baru ini.

”Bapak Kepala Dinas (Ke­pala Dinas Pendidikan Pro­vinsi Sumatra Barat), kami butuh sekali bantuan agar guru-guru penggerak ini ta­hun depan semua diangkat menjadi kepala sekolah dan pengawas,” kata Mendikbud­ristek.

Nadiem Makarim menje­laskan, guru penggerak hendaknya diprioritaskan menjadi kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Pasalnya, guru-guru peng­gerak ini dinilai mampu memberikan perubahan besar dalam dunia pendidi­kan. ”Kita berikan mereka posisi sebagai pemimpin supaya bisa membuktikan dan mendorong gerakan transformasi pendidikan,” tutur Nadiem Makarim.

Baca Juga  Kepala Sekolah Bantah Adanya Pelecehan

Kendati banyak guru peng­gerak masih berusia muda, mereka telah berhasil mengik­uti pendidikan sembilan bulan dengan semua tan­tangan yang menempa ka­rakter dan meningkatkan keterampilan kepemimpinan. ”Seorang pemimpin itu ha­rus berani mencoba dan melakukan perubahan, se­perti halnya guru penggerak,” ujarnya.

Mendikbudristek menam­bahkan bahwa jika umur seseorang itu tidak berkaitan dengan kemampuan memim­pin, begitu pula dengan latar belakang seseorang.”Jangan takut menjadi pemimpin di usia muda. Coba dulu. Kalau gagal, ya, kemudian coba lagi dan lakukan perubahan dengan bersama-sama,” kata Nadiem Makarim.

Direktur Jenderal Pendidi­kan Anak Usia Dini, Pendi­dikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Iwan Syahril, mengatakan, guru penggerak yang melakukan perubahan paradigma pembelajaran itu merupakan salah satu ciri pemimpin yang dibutuhkan saat ini.

Baca Juga  Sman 6 Bogor Punya Tim Khusus Bina Mental Siswa Tiap Kelas Rutin Tadarusan sebelum Belajar

”Kita memang butuh pe­mimpin-pemimpin sekolah dengan cara pikir yang ber­beda. Jadi jangan takut dengan usia muda,” tuturnya. (*/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *