Hari Ini Festival Kampus Merdeka Kedua Digelar di Bali

by -
JELASKAN: Mendikbudristek, Nadiem Makarim, saat menjelaskan tentang FKM yang bakal digelar hari ini di Bali.

METROPOLITAN – Kemen­dikbudristek akan kembali menggelar Festival Kampus Merdeka (FKM). Program yang menjadi bagian Merdeka Be­lajar Kemendikbudristek ini akan diselenggarakan pada 14 November 2022 di Bali.

Sorotan utama dalam FKM kedua ini adalah paparan Men­dikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, tentang berbagai capaian serta dampak positif Program Kampus Merdeka satu tahun terakhir, sekaligus mendorong pelaksanaan Kam­pus Merdeka Mandiri di seluruh perguruan tinggi.

“Sesuai amanah Presiden RI untuk mentransformasi pen­didikan tinggi guna mencip­takan SDM unggul, Kampus Merdeka diluncurkan pada Januari 2020 sebagai Merdeka Belajar Episode Kedua,” kata Nadiem, kemarin.

Nadiem mengaku antusias menghadiri FKM kedua dan mendengar langsung dari pimpinan perguruan tinggi, dosen, mitra dan mahasiswa tentang bukti-bukti transfor­masi yang tengah dikerjakan bersama ini.

Gelaran FKM tahun ini dis­ambut antusias para peserta dan pihak yang terlibat. Pasal­nya, dampak positif dari Kam­pus Merdeka mulai dirasakan. Dialog, pitching dan konten hiburan lainnya akan disajikan di FKM. Sejumlah gelar wi­cara dengan tokoh nasional dan sosok inspiratif interna­sional juga akan digelar se­cara hybrid.

Baca Juga  100 Pelajar Bogor Digembleng KPK

Acara FKM semakin semarak dengan didatangkannya 350 mahasiswa dari 90 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, perwa­kilan perguruan tinggi akade­mik dan vokasi, mitra Dunia Usaha Dunia Kerja (IDUKA) dan instansi pemerintah juga akan hadir dalam gelaran ini.

Acara yang diselenggarakan secara luring ini juga ditayang­kan secara langsung di kanal YouTube Kampus Merdeka.

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan pada 2020 menjadi salah satu upaya Ke­mendikbudristek dalam men­transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Tercatat, ada 179 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengik­uti kegiatan Kampus Merdeka sejak pertama diluncurkan hingga kini.

“Ratusan ribu mahasiswa dari Sabang sampai Merauke yang kuliah di perguruan tinggi negeri maupun pergu­ruan tinggi swasta, baik di kota besar maupun kabupaten kecil, semua punya kesempa­tan memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi masa depan mereka melalui berbagai pro­gram yang bisa mereka pilih,” beber Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Nizam.

Baca Juga  142 PT Dapat Bantuan Pendanaan PKKM

Program unggulan Kemen­dikbudristek ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi institusi dan lembaga pendidikan tinggi untuk men­ciptakan variasi programnya secara mandiri yang menem­pel pada kurikulum atau sistem pembelajaran di perguruan tinggi masing-masing.

Untuk mewujudkan harapan tersebut, keselarasan tujuan dan semangat dari seluruh pemangku kepentingan (ma­hasiswa, dosen, orang tua, perguruan tinggi dan mitra IDUKA) diperlukan untuk meyakinkan akan pentingnya implementasi MBKM di In­donesia.

“MBKM menjadi salah satu langkah mengikis kesenjangan antara perguruan tinggi dengan dunia industri dalam berba­gai aspek penyelenggaraan pendidikan, khususnya pen­didikan vokasi serta mem­bantu menyiapkan lulusan yang lebih adaptif dan lebih siap dalam menghadapi du­nia kerja,” beber Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yulianti.

Baca Juga  Atlet Voli SDN 01 Palasari Harumkan Cijeruk

Sementara tahun lalu, FKM pertama kali digelar untuk menginformasikan program unggulan Kampus Merdeka kepada masyarakat juga me­ningkatkan pemahaman publik pendidikan terkait kebijakan MBKM.

Selain itu, FKM juga bertu­juan mendorong para pe­mangku kepentingan pendi­dikan untuk berpartisipasi dan berperan aktif menggerakkan program-program Kampus Merdeka. Laporan evaluasi MBKM 2021 menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program-program MBKM.

Sebanyak 93,7 persen ma­hasiswa peserta program Kam­pus Mengajar merasa puas dengan pengalaman menja­lankan program tersebut dan 94,3 persen merasa bahwa program ini patut direkomen­dasikan. (*/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *