Hari Kesehatan Nasional, Kota Bogor Terus Perkuat Ketahanan Kesehatan

by -
APEL: Wali Kota Bogor Bima Arya memimpin apel peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (12/11).

METROPOLITAN – Wali Kota Bogor Bima Arya memim­pin apel peringatan Hari Kese­hatan Nasional ke-58 tingkat Kota Bogor di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (12/11).

Dalam amanatnya, Bima Arya membacakan sambutan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang meny­ampaikan transisi dari pan­demi menuju endemi dilaku­kan saat masyarakat mulai terbiasa dan mulai menya­dari bagaimana melakukan protokol yang sehat kepada diri sendiri dan keluarga.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap 12 November pada ta­hun ini bertemakan Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku.

”Tema ini dipilih seiring dari transisi pandemi menu­ju endemi, untuk mengung­kapkan betapa Indonesia memiliki semangat dan op­timisme untuk lepas dari pandemi. Dengan tema ini, kita membuka seluruh pelu­ang bagi kita semua untuk memasuki masa transisi,” papar Bima Arya.

Baca Juga  430 Personel Polisi Bidik Pengendara Nakal

Tantangan kesehatan yang dihadapi saat ini, jelasnya, adalah tantangan terhadap penyakit tidak menular.

Pandemi, tutur Bima Arya, mengajarkan tidak ada seorang pun yang aman. Untuk itu, dibutuhkan tenaga kesehatan yang lebih siaga, antisipatif, responsif, dan tangguh dalam menghadapi ancaman masa­lah kesehatan yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang.

Untuk itu, lanjut Bima Arya, Dinas Kesehatan (Dinkes) beserta seluruh pelayan kese­hatan harus menyusun lang­kah konkret dengan menyusun sistem transformasi kesehatan yang fokus pada enam pilar.

”Pertama, layanan primer, layanan rujukan, sistem ke­tahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, sum­ber daya manusia kesehatan, dan teknologi kesehatan,” bebernya.

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-58 tingkat Kota Bogor diperingati dengan berbagai kegiatan. Di antara­nya, apel yang diikuti insan kesehatan dari puskesmas, rumah sakit, organisasi kese­hatan, klinik, dan sekolah kesehatan.

Baca Juga  Hati-Hati Punya Perut Buncit,Waspadai Risiko Penyakit Ini

Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, apel ini memiliki semangat kebersamaan dan silaturahmi antarinsan kesehatan.

”Karena dua tahun pandemi, kosong, jadi tidak ada kegia­tan. Tahun ini ada kegiatan olahraga, kesenian, bakti so­sial, pengabdian masyarakat, dan kita memberikan peng­hargaan kepada insan kese­hatan,” katanya.

Mengenai arahan menteri kesehatan, mengenai trans­formasi kesehatan, yang di­rancang dalam enam pilar, saat ini Kota Bogor sedang mempersiapkan tahapannya.

Pada kegiatan peringatan Hari Kesehatan Nasional ting­kat Kota Bogor, jelas Retno, Kota Bogor sedang menguat­kan kembali ketangguhan kesehatan masyarakat. Satu di antaranya adalah dengan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

”Kita belajar dari pandemi. Masyarakat sudah mulai pe­duli dengan pentingnya men­jaga kesehatan, dengan ke­tangguhan kesehatan, dengan pola hidup sehat, olahraga dan mengonsumsi gizi seimbang. Dan kita juga sudah mengadakan kegiatan cek kesehatan penyakit tidak me­nular secara rutin, ODS, asi eksklusif, stunting, dan seba­gainya,” katanya.

Baca Juga  Ini Bahayanya Jika Terbiasa Minum Sambil Berdiri.!

Bersamaan dengan mem­perkuat ketangguhan kese­hatan di masyarakat, tambah Retno, Dinkes juga melakukan penguatan pelayanan kese­hatan. Di antaranya, pening­katan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), mela­kukan evaluasi sistem pem­biayaan dan meningkatkan sarana dan prasarana kese­hatan untuk menunjang op­timalisasi layanan kesehatan, dengan juga menyiapkan digitalisasi sistem pelayanan kesehatan. (*/eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *