Pelamar PPPK Guru Dibagi Empat Kategori

by -
RAPAT: Rapat dengar pendapat Komisi X DPR dengan Plt Dirjen GTK Kemendikbudristek Nunuk Suryani, kemarin.

METROPOLITAN – Pelaks­ana Tugas (Plt) Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tek­nologi (Kemendikbudristek), Nunuk Suryani, mengung­kapkan, kebutuhan guru dalam seleksi Pegawai Pe­merintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2022 mencapai 781.844. Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR, kemarin. ”Kami mendapatkan data, sebenarnya kebutuhan seluruhnya adalah 781 ribu lebih guru,” katanya.

Namun, lanjut Nunuk, pe­merintah daerah baru men­gusulkan 319.618 formasi. Itu artinya, usulan pemerin­tah daerah belum menyen­tuh angka 50 persen dari kebutuhan. ”Untuk Pemda pada 2022 ini memang baru mengajukan formasi 40,9 persen dari total kebutuhan 2022,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kemen­dikbudristek telah menentukan prioritas guru yang akan me­menuhi kebutuhan PPPK Guru 2022. Ia membagi empat kategori pelamar dalam se­leksi PPPK Guru 2022.

”P1 atau pelamar satu yang prioritas adalah mereka dari THK II, guru non-ASN di se­kolah negeri dan lulusan PPG maupun guru swasta yang sudah lulus passing grade pada seleksi 2021. Sedangkan P2 merupakan pelamar prio­ritas dari THK II,” ujarnya.

Baca Juga  SDN Baranangsiang Resmikan Kantin Sehat Dari Program Pemerintah Sampai Cetak Generasi Kuat

Selain itu, sambung Nunuk, Kemendikbudristek juga menambah satu kategori pada seleksi PPPK guru, ya­kni P3. P3 merupakan pe­lamar prioritas dari guru non-ASN di sekolah negeri yang sudah mengabdi dan terdaftar minimal tiga tahun. Kemudian kategori pelamar umum.

Ia mengatakan, pelamar umum adalah guru dari lu­lusan PPG, pelamar yang belum terdaftar di Dapodik dan pelamar yang terdaftar di Dapodik dengan masa pengabdian kurang dari tiga tahun. (tib/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *