Plt Bupati Bogor Dukung Bogor Go Green 7

by -

METROPOLITAN – Plt Bu­pati Bogor Iwan Setiawan dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor siap mendu­kung kegiatan Bogor Go Green 7 (BGG7) yang rencananya akan dilaksanakan di Keca­matan Nanggung. Hal itu di­katakannya saat menerima audiensi Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Ling­kungan IPB University di Ru­ang Rapat Bupati, Cibinong, kemarin.

Turut mendampingi plt asi­sten Ekbang, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat Nang­gung, sekretaris Distanhorbun, sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), perwakilan Di­nas Pemberdayaan Masyara­kat dan Desa (DPMD), dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Iwan Setiawan mengatakan, untuk kegiatan BGG7, pihaknya akan mendukung. Ia menga­ku akan memerintahkan se­bagai leading sector yakni DLH, camat, dan kepala desa untuk berkoordinasi.

“Kegiatan ini sangat berman­faat bagi Kabupaten Bogor. Terutama di titik lokasi yang rawan bencana, yang memang memerlukan kegiatan konser­vasi alam. Salah satunya pen­anaman pohon. Maka kita harus apresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini,” kata Iwan.

Baca Juga  Buat Kebijakan Yang Sejahterakan Masyarakat

Iwan menegaskan intinya siap mendukung kegiatan Bo­gor Go Green 7. “Silakan diin­ventarisasi kebutuhannya apa saja. Jadi tinggal kita kolabo­rasikan saja. Insya Allah kami juga akan berikan bantuan. Saya juga akan hadir pada ke­giatan tersebut,” imbuhnya.

Hadir pada kegiatan tersebut Direktur Pengelolaan Kawasan Konservasi, Ditjen Konser­vasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kemen­terian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Ahmad Munawir, yang juga merangkap Ketua Himpunan Alumni Fa­kultas Kehutanan dan Ling­kungan IPB University.

Ahmad menjelaskan BGG7 menyinergikan Perhutanan Sosial, Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Rehabi­litasi Hutan dan Lahan ke suatu program yang diinisiasi dari tingkat tapak dan diako­modasi multipihak.

“BGG7 membuka peluang partisipasi sektor-sektor swas­ta dan menstimulasi terjadinya Publik Private Partnership (PPP) dalam pengembangan hutan tanaman rakyat pada area penggunaan lain di Kecamatan Nanggung, melalui pencip­taan suplai industri kayu ra­kyat untuk memenuhi kebu­tuhan pasar,” jelas Ahmad.

Baca Juga  Camping Ground Lembah Pinus Sajikan Bertenda di Ketinggian 1.030 Mdpl

Ahmad menambahkan, pelaksanaan BGG7 bekerja sama antara Himpunan Alum­ni Fakultas Kehutanan IPB, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta kelompok masyarakat di Ke­camatan Nanggung terdiri dari pemuda karang taruna beberapa desa yang memiliki kepedulian terhadap kondisi Nanggung.

Untuk diketahui, kegiatan BGG7 bertujuan memberi le­galitas pemanfaatan kawasan hutan oleh masyarakat lokal di Kecamatan Nanggung, ter­bangunnya hutan tanaman rakyat di Kecamatan Nanggung dengan sumber bibit dari per­semaian transit yang dibangun di Kecamatan Nanggung. Bibit yang akan dikirim ke perse­maian transit berasal dari per­semaian permanen Rumpin.

Selanjutnya, jenis-jenis ta­naman buah atau tanaman non-kehutanan akan dipro­duksi melalui pembangunan kebun bibit desa, menurunnya lahan tidak produktif dan meningkatnya tutupan vege­tasi di Kecamatan Nanggung, sebagai upaya mitigasi ben­cana secara non struktural. (*/eka/run)

Baca Juga  Wajah Sekeliling KRB Berevolusi Jadi Rapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *