PPKM Level 1, Sekolah Boleh Gelar PTM Terbatas

by -

METROPOLITAN – Pemerin­tah kembali mengeluarkan Inmendagri Nomor 47 Tahun 2022 tentang Perpanjangan Masa PPKM di wilayah Jawa dan Bali. Apakah siswa akan belajar di rumah atau tetap melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM)?

Berdasarkan edaran tersebut, semua wilayah Jawa dan Bali masuk PPKM level 1. Adapun ketentuan pembela­jaran di satuan pendidikan dilaksanakan melalui PTM terbatas dan/atau Pembela­jaran Jarak Jauh (PJJ).

Terkait pembelajaran di sa­tuan pendidikan, edaran In­mendagri juga mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Tek­nologi, Menteri Agama, Men­teri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 01/ KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/ MEN­KES/ 1140/2022, Nomor 420- 1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pan­demi Covid-19.

Lalu, Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Ber­sama 4 (Empat) Menteri ten­tang Panduan Penyelengga­raan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga  Siswa Baru Wajib Ikuti Masa Pengenalan Sekolah

Mengacu pada SKB 4 Men­teri dan Edaran Mendikbud­ristek tentang Pelaksanaan Pembelajaran di Masa Pan­demi, berikut ketentuan PTM di Jawa dan Bali pada level 1:

Ketentuan Durasi Perte­muan Tatap Muka PPKM Level 1

  1. Pertemuan Tatap Muka (PTM) seratus persen setiap hari dengan jam pembelaja­ran (JP) sesuai kurikulum: untuk satuan pendidikan yang berlokasi di daerah PPKM level 1 dan 2, dengan capaian vaksinasi pendidik dan te­naga kependidikan (PTK) di atas 80 persen dan lansia di atas 60 persen.
  2. PTM seratus persen setiap hari dengan durasi minimal 6 Jam Pelajaran: untuk seko­lah dengan capaian vaksi­nasi PTK di bawah 80 persen dan lansia di bawah 60 persen.

Ketentuan Kegiatan Ekstra­kurikuler, Olahraga dan Kan­tin Sekolah PPKM Level 1

Baca Juga  Hotel THE 1O1 Gelar Promo Pay 1 Night, Get 1 Night Free

Siswa sudah bisa mengikuti kegiatan ekstrakulikuler dan olahraga. Tetapi, wajib dilaks­anakan di ruang terbuka atau luar ruangan.

Kemudian kantin sekolah dibuka dengan kapasitas mak­simal 75 persen. Meski sudah boleh dibuka, pengelolaan kantin wajib berjalan dengan kriteria kantin sehat dan me­nerapkan protokol kesehatan ketat.

Apabila ditemukan pelang­garan protokol kesehatan saat PTM berlangsung, maka pe­merintah pusat, daerah atau kantor wilayah Kemenag ting­kat provinsi dapat memberi­kan sanksi. (dtk/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *