Rabu, 8 Februari 2023

Wah, Mbah Tertib Cari Penerus Untuk Abadikan Wayang Karton Ciptaannya

- Jumat, 10 Maret 2017 | 02:00 WIB

METROPOLITAN - Tertib Suratmo (77) masih terus berkarya menghasilkan wayang-wayang menawan dari karton di usia senjanya. Untuk menyalurkan cintanya pada wayang, dia ingin bisa mengajari anak-anak membuat wayang dari karton dengan cuma-cuma. "Saya sudah sampaikan ke pengurus bagian kesenian di Kampung Dipowinatan, kalau ada anak-anak mau belajar silakan, gratis," ujar Tertib kepada detikcom di rumahnya yang terletak di Kampung Dipowinatan, RT 06/02, MG I/69 Kelurahan Keparakan, Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta. Namun hingga saat ini tawaran dari Tertib memang belum terealisasi. Pria yang hari ini berulang tahun ke-77 ini merasakan minat anak muda pada wayang semakin punah. Dia bercerita salah seorang anaknya memiliki bakat seni tapi belum memilih wayang sebagai ekspresi seninya.

-
Mbah Tertib ingin mengajari anak-anak membuat wayang karton dengan gratis

"Padahal kalau bikin-bikin apa ya bagus," tuturnya penuh harap. Tertib menyadari bahwa saat ini semakin sedikit anak muda yang menyukai wayang. Itulah mengapa dia membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin belajar bersamanya untuk membuat wayang meski tak dibayar. Ditambah lagi, meski semangatnya saat ini masih berkobar, tapi tak sebanding dengan kondisi tubuhnya yang semakin menua. Penglihatannya makin terbatas, bahkan dia menggunakan kaca pembesar sesekali saat mengerjakan wayangnya. Selain mengerjakan pesanan, Tertib juga membuat beberapa wayang yang akan dijadikannya koleksi pribadi. "Saya ya maunya buat banyak lalu kalau mau dijual di alun-alun, ya bisa saja. Tapi kan kondisi (tubuh) sudah nggak bisa. Apalagi semua pekerjaan (pembuatan wayang) saya lakukan sendiri," kata Tertib. Selain membuat wayang karton, Tertib juga masih aktif mengurus sebuah perpustakaan di masjid yang tak jauh dari rumahnya. Sesekali jika ada teman yang mengajaknya terlibat dalam penggarapan teater, juga tak bisa ditolaknya. "Ya begini kalau mau jadi orang yang berguna," imbuhnya. Tertib memang tak pernah bisa lepas dari dunia seni. Sejak kecil, beranjak dewasa dan hingga di masa tuanya, Tertib mencurahkan waktunya untuk berkesenian baik di seni rupa maupun seni peran. Jebolan Bengkel Teater di bawah didikan WS Rendra ini mengaku seni yang membuatnya berubah menjadi orang yang lebih baik. Bahkan nama Tertib diperolehnya dari sang guru, Rendra. "Dia (Rendra) dalam mendidik disiplin oke. Kalau teman-teman, termasuk saya kalau diumpat dicaci-maki ya diterima saja sebagai evaluasi, sebagai orang yang berguru. Jangan sakit hati, nanti tidak tahan mental," kata Tertib mengenang figur WS Rendra.

SUMBER: detik

Editor: admin metro

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X