Rabu, 1 Februari 2023

Pemindahan Ibu Kota ke Palabuhanratu cuma Mimpi

- Rabu, 23 Januari 2019 | 07:32 WIB

METROPOLITAN – Pengamat Kebijakan Publik dan Aktivis Pemekaran Jampang Ngawujud, Bayu Risnandar menilai pemindahan ibu kota ke Palabuhan ratu hanya sebagai mimpi belaka. Pasalnya, Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sukabumi belum melaksanakan secara optimal Peraturan Pemerintah (PP) No 66 tahun 1998 tentang pemindahan Ibu kota Kabupaten Sukabumi dari Kota Sukabumi ke Palabuhanratu. “Saya rasa hanya mimpi belaka,” kata Bayu saat menggelar diskusi publik di warteg Bunda, Jalan Raya Cisolok, Desa Karangpapak Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kemarin. Tak hanya itu, menurutnya, pemerintah lamban melaksanakan amanat Peraturan Pemerintah tersebut. Sudah berjalan hanpir 21 tahun, tetapi sampai saat ini keberadaan Palabuhanratu sebagai pusat pemerintahan, belum berjalan secara optimal. “Kan jelas. Dalam amanatnya, seperti apa detail Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) penetapan kawasan Palabuhanratu sebagai kawasan perkotaan. Apakah Peraturan Daerah atau dalam rencana revisi, mampu mengakomodir amanat dimaksud? Juga dalam rencana revisi RTRW, harus jelas dulu apa kepentingannya,” ingatnya. Sekedar diketahui, dalam diskusi yang mengambil tema optimalisasi Ibu Kota Palabuhanratu sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi dan perkembangannya itu turut di hadir oleh aktivis Mata Sosial, Ruslan. Kemudian, dari My Palabuhanratu, Bunda Nurlela. Lalu, penggiat usaha kreatif batik Fins dan Kuliner, Ade Rabig serta aktivis pemekaran Jampang Ngawujud, Dede Surahman. (sop/ade/rez)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X