Jumat, 3 Februari 2023

Jengkol Jadi Penciri Desa Ciampea

- Sabtu, 31 Agustus 2019 | 10:15 WIB

METROPOLITAN - Jengkol meru­pakan makanan primadona bagi se­bagian besar warga di Tanah Pasun­dan dan sekitarnya. Walau harga makanan tersebut ter­bilang cukup mahal, buah itu bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang sangat menggiurkan.

Karena itu, sebagai produsen jeng­kol, masyarakat di Desa Ciampea terus membudidayakan tanaman tersebut. Salah satunya Odih, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Ciampea. Walau harga jeng­kol kini melambung tinggi, ia menga­ku terus memproduksinya untuk memenuhi permintaan konsumen.

“Jengkol telah menjadi ciri Desa Ciampea. Yang paling banyak diolah menjadi emping,” kata Odih. Sementara itu, Kepala Desa Ciampea Suparman menambahkan, desanya memiliki berbagai UMKM seperti keripik talas dan deblo yang dipro­duksi dari singkong.

“Mayoritas pelaku UMKM berada di RW 04. Mereka semua akan terus kami berdayakan agar mandiri dan sejahtera,” ucapnya. UMKM makanan dari jengkol di desa itu, jelasnya, sudah ada sejak puluhan tahun silam. “Pemerintah desa akan tetap pertahankan ciri khas di desa ini sampai anak cucu kami,” pungkasnya. (yos/b/els/run)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X