Jumat, 3 Februari 2023

Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Masih Akan Berlangsung Beberapa Hari ke Depan

- Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:38 WIB

METROPOLITAN.id - Hujan lebat disertai petir kembali mengguyur Bogor, Kamis (10/10) sore. Hujan sore ini menjadi yang ketiga kali berturut-turut sejak Selasa (8/10) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Bogor menyebut hujan lebat disertai angin kencang yang berlangsung pada sore hari sejak beberapa hari ini merupakan peralihan musim atau pancaroba dari musim kemarau ke hujan. Diprediksi, hujan disertai angin dan petir ini akan berlangsung hingga dua hari ke depan. BMKG pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada. "Jika sudah terdengar suara petir kurangi beraktivitas di luar rumah, jangan berteduh di bawah pohon, papan reklame," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Bogor, Dani Saputra, Kamis (10/10). Sehari sebelumnya, Rabu (9/10), hujan deras yang mengguyur Kota Bogor sepanjang sore hari mengakibatkan atap rumah salahbsatu warga di Kelurahan Bantarjati, Kecamataj Bogor Utara ambruk. Longsor terjadi di Kampung Legok Muncang, Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan. Selain itu, dinding rumah salah satu warga di Kampung Pasir, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur mengalami kerusakan. Sebelumnya, pada Selasa (8/10), kota dan Kabupaten Bogor juga diguyur hujan deras sejak sore hari. Kondisi itu menyebabkan debit air di Sungai Ciliwung mengalami kenaikan drastis. Kondisi ini juga menyebabkan kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa mencapai status Siaga 3 dengan 150 sentimeter dan turun menjadi 130 sentimeter pada pukul 18:30 WIB. Hujan pada selasa sore ini juga dibarengi dengan sejumlah bencana. Di Kota Bogor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat terjadi banjir, bangunan roboh, pohon tumbang hingga longsor di sejumlah titik di Kota Hujan.
-
Pohon tumbang menimpa salah satu rumah di RT 04/06 Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor Selasa Pukul 17.00 WIB. BPBD sendiri baru menerima laporannya hari ini, Rabu (9/10) pukul 12:05 WIB. Petugas lalu bergerak untuk melakukan evakuasi. Mereka memotong pohon jenis alpukat setinggi 15 meter dengan diameter 50 sentimeter yang menimpa rumah milik Budi Sugiman. Beruntung, tak ada korban jiwa dan luka dalam insiden tersebut. Sementara bencana tanah longsor menimpa sebuah rumah warga di wilayah Cibogor, Bogor Tengah. Longsor juga terjadi Kp. Legok Muncang RT01/05 Kelurahan Rancamaya, Kecamatam Bogor Selatan, Kota Bogor. Tanah sepanjang 3 meter dengan tinggi 3 meter di depan rumah warga ambles. Data yang dihimpun BPBD Kota Bogor sepanjang Selasa (8/10) juga mencatat ada sejumlah bencana usai hujan. Yaitu banjir lintasan dan bangunan roboh. Untuk banjir lintasan, terjadi di wilayah RT01/04 Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pukul 17.00 WIB. BPBD menyebut penyebabnya karena hujan dengan intensitas tinggi disertai angin yang melanda beberapa wilayah Kota Bogor serta penyempitan drainase. Banjir lintasan ini menggenangi beberapa rumah warga dan terhambatnnya akses jalan diwilayah tersebut.
-
Selanjutnya untuk bangunan roboh, terjadi di wilayah Gang Rante RT04/13 Kelurahan Gunung Batu, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor sekitar pukul 16:30. Kanopi rumah milik salah seorang warga roboh akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai angin yang melanda wilayah tersebut. Staff Pusdalops BPBD Kota Bogor Yogi Marzati mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tersebut. Bencana tersebut hanya menimbulkan kerugian materiil. “Upaya yang telah dilakukan yaitu assessment oleh TRC-PB BPBD Kota Bogor sambil menunggu koordinasi selanjutnya,” tandasnya. (snd/fin)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X