Jumat, 3 Februari 2023

POPULER Driver Ojol Tampar Kasir Alfamart Gegara Go-Pay, Gebrak Meja 2 Kali Sebelum Tangan Melayang

- Rabu, 11 Maret 2020 | 17:00 WIB

METROPOLITAN - Perilaku tak pantas dilakukan oleh seorang oknum ojek online yang menampar pegawai kasir hanya karena salah paham. Seorang pengemudi ojek online (ojol) menampar seorang kasir perempuan salah satu minimarket Alfamart di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (8/3/2020). Aksi penamparan yang dilatarbelakangi kesalahpahaman itu berbuntut pada dipecatnya driver ojol tersebut. Berikut fakta lengkap pengemudi ojol yang menampar kasir perempuan di Palembang: Terjadi di Alfamart Palembang saat isi GoPay Kejadian tersebut terjadi di minimarket Alfamart di Palembang, Sumatera Selatan, Jalan Lunjuk Jaya, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Minggu (8/3/2020). Saat itu seorang driver ojol hendak mengisi saldo GoPay. Mereka terlibat salah paham hingga menyebabkan driver ojol melakukan tindakan tak menyenangkan. Ia sempat memukul meja sebanyak dua kali, kemudian menampar kasir perempuan tersebut. Diselesaikan secara kekeluargaan Branch Corcom Alfamart Rendra Yuda Satria Pratama membenarkan kejadian itu. Ia juga menyesalkan tindakan penamparan yang dialami oleh pegawainya. "Insiden itu hanya disebabkan kesalahpahaman," kata Rendra. Ia mengaku, persoalan keduanya kini telah diselesaikan secara kekeluargaan. Dipecat dari Gojek karena lakukan kekerasan Meski upaya penyelesaian secara kekeluargaan telah dilakukan, Gojek mengambil tindakan tegas memecat pengemudi ojol tersebut. Sebab, mitra tersebut diaggap telah melakukan hal yang melampaui batas kepada petugas kasir yang juga seorang perempuan. "Gojek telah memutuskan mitra dengan yang bersangkutan karena sesuai dengan aturan yang berlaku, melakukan kekerasan itu tidak boleh dengan alasan apa pun," ungkap Head of Regional Corporate Affairs Gojek Sumatera Bagian Selatan Aji Wihardandi. Video driver ojol menampar kasir perempuan itu viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan penamparan kasir minimarket Alfamart yang merupakan seorang perempuan sebanyak dua kali. Sebelum menampar, ia juga melakukan tindakan arogan memukul meja. Atas kejadian itu, Gojek mengeluarkan imbauan kepada driver lainnya agar tidak lagi melakukan tindakan yang sama. Gojek sangat menyesali kejadian tersebut. "Paling penting kami menyesalkan tindak kekerasan ini. Seharusnya tidak perlu terjadi. Masalah ini tidak ada kaitannya dengan pihak Gojek, murni antara mitra dan yang bersangkutan (korban)," ujar dia. Cuma Gegara Bertanya, Driver Ojol Wanita Dilempar Susu Kemasan Pegawai Kopi sampai Bibir Berdarah Kronologi lengkap driver ojol wanita berinisial A (53) dilempar susu kemasan oleh pegawai kedai kopi di Kota Bandung berinisial Y (23). Cerita driver ojek online (ojol) perempuan berinisial A (53), diduga mendapat penganiayaan dari oknum pegawai kedai kopi berinisial Y (23) menjadi viral di media sosial. Dalam cerita tersebut, A mengaku dilempar susu kemasan oleh Y sampai bibirnya berdarah. Padahal, kala itu A hanya meminta tolong kepada Y untuk mengajarinya menggunakan aplikasi pembayaran. Peristiwa itu terjadi Jalan Ciumbulueit, Kota Bandung, Senin (27/1/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Akibat penganiayaan itu, A mengalami luka di bibir setelah dilempar dengan susu kemasan oleh pegawai tersebut. Selain itu, A juga dipukul menggunakan triplek sebanyak dua kali, namun bisa ditepis. Tak terima dengan perlakuan oknum pegawai kopi Yor, A pun membuat laporan ke Polsek Cibadap. "Perempuan pelakunya," ujar Dimas Selasa (28/1/2020). Cerita penganiyaan itu pun sempat viral di media sosial. Kronologi peristiwa itu diposting akun Facebook Dimas Satrio Hermanto yang mengaku sebagai anak dari driver ojol tersebut. Cerita itu pun kembali diunggah salah satu akun Twitter bernama Bandungfess @bdgfess Kronologi kejadian Pada akunnya, Dimas menceritakan bahwa dugaan penganiayaan terhadap ibunya bermula saat ibunya menerima pesanan kopi Yor, namun pesanan konsumennya tidak ada karena habis. “Lalu ibu saya konfirmasi kepada customer yang memesan dan customer tersebut meminta di-cancel pesanannya,” tulis Dimas di kun Facbooknya, Selasa. Akan tetapi, pesanan ini tidak bisa dibatalkan konsumen. Sehingga konsumen memesan minuman lain yang harganya lebih murah. Diketahui, minuman yang pertama harganya Rp 25.000 kemudian diganti dengan minuman yang harganya Rp 15.000. "Karena tidak bisa diedit di aplikasi, harusnya dengan selisih harga di atas, resto mengembalikan uang costumer Rp 10 ribu, (karena dibayar pake ovo). Tapi pegawai resto itu berbicara yang tidak mengenakan Ibu saya malah dibilang anjing dan dibilang masa driver gak bisa edit pesanan,” tulisnya. Driver ibu-ibu itu kemudian meminta tolong pegawai Y untuk membantunya mengedit pesanan di aplikasinya. "Karena merasa terhina ibu saya meminta penjelasan dan minta diberi contoh oleh pegawai resto bagaimana mengedit orderan di aplikasi. Tapi malah di pencet "Saya sudah sampai tujuan," tulis Dimas. "Ibu Saya bilang kenapa dipencet sudah sampai tujuan padahal masih ada di resto, itu akan berakibat buruk pada akun ibu saya. Bahkan bisa di suspen," imbuh Dimas. Dilempar susu cair kemasan Namun, pegawai tersebut malah melempar susu cair kemasan kotak dan mengenai bibir A hingga berdarah. "Dan memukul menggunakan papan triplek sebanyak dua kali namun berhasil ditepis," tulis dimas. Mendapat perlakuan itu, A kemudian melaporkannya ke Polsek Cidadap. Masih dalam proses Kapolsek Cidadap AKP Septa Firmansyah membenarkan adanya perstiwa tersebut. Saat ini polisi tengah menangani persoalan tersebut. "Betul ada laporan ke kami, sedang kami tangani dengan melakukan pemeriksaan baik korban, pelaku. Beberapa saksi juga sudah kami mintai keterangan," kata Septa di Mapolsek Cidadap.

Editor: Administrator

Tags

Terkini

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X