Minggu, 5 Februari 2023

Restoran Hingga Tempat Hiburan di Kota Bogor Dapat Keringanan Pajak

- Minggu, 12 April 2020 | 18:37 WIB

METROPOLITAN.ID  - Pengusaha hotel, restoran dan tempat hiburan, kini bisa bernafas lega, usai Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 20 tahun 2020, tentang penetapan pembayaran pajak terutang untuk restoran, hotel, hiburan pajak parkir, akibat dari dampak wabah covid-19 di Kota Bogor. Kepala Bagian Hukum dan Ham Pemerintah Kota Bogor, Alma Wiranata mengatakan, kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemkot Bogor, terhadap dunia usaha. Lantaran selama masa wabah covid-19, para pengusaha meski mengurangi hingga menutup segala bentuk kegiatan usahanya. "Kebijakan ini tak lain untuk memberikan kesempatan kepada para pengusaha untuk meringankan beban mereka dalam membayar pajak. Juga untuk memberikan stimulus, atau keringanan kepada wajib pajak, karna adanya wabah covid-19, yang mengakibatkan turunnya pendapatan para pengusaha," katanya kepada Metropolitan. Penangguhan pembayaran pajak bagi para pengusaha, sambung Alma, berlaku untuk pembayaran pajak pendapatan bulan Maret hingga Mei mendatang. Pembayaran pajak tiga bulan tersebut, boleh dibayarkan pada 30 Juni nanti, dengan batas tempo 20 hari dari tenggang wkatu yang sudah ditetapkan dalam peraturan tersebut. "Jada pembayaran pajak bulan Maret hingga Mei bisa dibayarkan pada 30 Juni nanti. Batas waktu pembayarannya terhitung 20 hari dari waktu yang sudah ditetapkan. Pembayarannya juga bisa dilakukan secara bertahap ataupun sekaligus. Mau dicicil, mau dibayar lunas di akhir gak jadi masalah, yang penting jangan sampai lewat tempo," ujarnya. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay mengatakan, penundaan pajak tentunya sangat membantu para pelaku usaha. "Tentu ini sangat meringankan kami. Apalagi selama pandemi ini kita kehilangan pemasukan yang cukup besar, karna adanya kebijakan diam di rumah dan pembatasan lainnya," ujarnya. Ditundanya pembayaran pajak, sambung Yuno, tentunya memudahkan pengusaha untuk mengatur pergerakan uang atau cash flow. Demikian, pelaku usaha dapat berkonsentrasi kepada para karyawan yang dirumahkan. "Tentu sangat membantu. Karena prioritas kita mengutamakan rekan-rekan karyawan dulu," ucap dia. Yuno berharap, agar wabah ini bisa segera berlalu, agar roda perekonomian di Kota Hujan bisa kembali stabil. "Ya semoga badai ini segera berakhir dan kita bisa bangkit lagi. Support Pemkot seperti ini adalah hal yang sangat berharga. Kalau memang keputusan pusat berdampak merat, kami harap Pemkot Bogor bisa memberikan lokal treatment bagi kami para pengusaha," tutupnya. (ogi/b/suf)

Editor: Maulana Yusuf

Tags

Terkini

Coba Yoga Vinyasa Yuk, Ini Tipsnya buat Pemula

Minggu, 5 Februari 2023 | 08:32 WIB

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB
X