Rabu, 8 Februari 2023

Sempat Dikira Gegara Covid-19, Dua Lurah di Bogor Meninggal Karena Stroke dan Kanker

- Minggu, 6 September 2020 | 12:48 WIB

METROPOLITAN.id - Dua orang lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot)  Bogor meninggal dunia dalam waktu yang berdekatan. Sempat disebut-sebut meregang nyawa karena terpapar Covid-19, namun hal itu dibantah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat. Ia mengatakan jika dua lurah bawahannya itu bukan meninggal karena Covid-19. "(Mereka meninggal) bukan karena Covid-19. Semalam langsung dibawa ke RSUD Kota Bogor dan dicek itu bukan karena Covid-19," kata Ade Sarip saat dihubungi Metropolitan.id, Minggu (6/9). Ade Sarip sendiri masih berada di rumah duka salah satu lurah yang meninggal, yakni Lurah Kertamaya, Arief Effendi, untuk mengikuti kegiatan takziah. Ia pun menjelaskan kalau keduanya dimakamkan secara normal di Tempat Pemakaman Umum (TPU). Pemakaman Lurah Kertamaya sendiri dimakamkan di pemakaman keluarga di Bojonggede, Kabupaten Bogor. "Keduanya dimakamkan secara biasa di pemakaman umum dan sekarang almarhum lurah Kertamaya mau dimakamkan di Bojonggede, makam keluarga," ujar Ade Sarip. Dikonfirmasi terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menceritakan kalau Lurah Kertamaya Arief meninggal karena terserang stroke dan Lurah Rancamaya Yunardhy Anthoni Susanto meninggal karena kanker paru. "Engga kok, bukan karena Covid-19. Jadi yang satu orang karena stroke, yang lurah satu lagi kanker paru. Saya melayat ketempat keduanya," ungkap Dedie. (dil/a/ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X