Sabtu, 28 Januari 2023

Demo Minta Habib Rizieq Dibebaskan, Kapolres Bogor: Kalau Ada Pelanggaran Akan Kami Tindak Tegas

- Rabu, 16 Desember 2020 | 17:11 WIB

METROPOLITAN.id - Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy meminta massa aksi yang ingin menyampaikan aspirasinya di polsek-polsek tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan yang berlaku. Pernyataan itu disampaikan terkait munculnya gelombang aksi, seperti yang terjadi di Polsek Cibinong hari ini, Rabu (16/12). "Kondisi Kabupaten Bogor ini rata-rata kecamatannya zona merah. Jadi protokol kesehatan coba diperhatikan semua pihak tanpa terkecuali harus paham itu," kata Roland, Rabu (16/12). Roland menyarankan agar aksi tak perlu terlalu banyak membawa massa. Sebab, jika masa terlalu banyak, tentu akan berpotensi memunculkan kerumunan. "Kalaupun mau menyampaikan aspirasi kan ada medianya, kan bisa juga tidak harus dengan masa yang besar, kalau berkerumun kan ada konsekuensinya," ucapnya. Pihak kepolisian juga mengaku tak akan segan akan menindak tegas massa aksi jika unjuk rasa berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19. "Kalau konsekuensinya mengakibatkan Covid-19 meningkat, tentu ada undang-undang nya. Ini yang harus diperhatikan. Covid-19 ini bukan dongeng, tapi nyata adanya," tegasnya. Sebelumnya diberitakan, gelombang unjuk rasa meminta Habib Rizieq Shihab dibebaskan bermunculan di sejumlah daerah. Di Kabupaten Bogor, beredar seruan untuk melakukan unjuk rasa di Polsek Cibinong, Rabu (16/12). Seruan tersebut beredar di media sosial, termasuk grup-grup WhatsApp. Berikut bunyi seruan yang beredar: “Aliansi Umat Islam Cibinong Kabupaten Bogor Menyatakan Sikap Tegas Usut Tuntas Pembunuhan 6 Syuhada/Laskar FPI, Stop Kriminalisasi Ulama, Bebaskan Habib Rizieq Bin Husein Syihab Tanpa Bersyarat,”. Dalam seruan tersebut, dituliskan juga bahwa aksi akan dilakukan usai Juhur pukul 13.00 WIB di Polsek Cibinong. (ogi/b/fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

X