Rabu, 1 Februari 2023

Perubahan Tata Ruang Kota Bogor Dibidik Investor Hotel hingga Mal

- Rabu, 26 Mei 2021 | 11:18 WIB
ILUSTRASI wilayah Kota Bogor. (Ryn/Metropolitan)
ILUSTRASI wilayah Kota Bogor. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Setelah mendapat persetujuan pemerintah pusat, Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Bogor kini sudah masuk meja pembahasan Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD. Nyatanya, banyak investor besar yang ingin berinvestasi di Kota Bogor, namun masih menunggu rampungnya revisi Perda nomor 8 tahun 2011 tentang RTRW ini. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor Firdaus. "Banyak investor yang memiliki kualifikasi sangat bagus yang siap investasi pembangunan usaha di Kota Bogor. Ada sekitar lima investor besar. Rencana investasi itu terkendala tata ruang, para investor menunggu selesainya revisi RTRW," katanya, belum lama ini. Ia menambahkan, beberapa investor yang menunggu revisi RTRW diantaranya berasal dari sektor mal, hotel hingga pusat jasa dan niaga di Kota Bogor. Pihaknya berharap pembahasan RTRW segera rampung untuk menyerap investasi yang sudah menunggu sejak beberapa tahun lalu atau sejak dimulainya rencana revisi RTRW. "Ketika semua mendukung revisi Perda RTRW bisa selesai. Poin pentingnya bisa mendongkrak PAD dari sektor perizinan. Kan yang jadi kendala saat ini banyak investor yang terkendala dengan adanya revisi Perda RTRW," jelasnya. Ia menambahkan, ada perubahan secara tata ruang terutama zonasi yang akan mengalami perubahan sesuai perkembangan situasi wilayah. Firdaus juga menerangkan, investor yang akan berinvestasi rata rata berada di wilayah perbatasan kota dan Kabupaten Bogor. Otomatis ketika investor bisa membangun, akan terjadi peningkatan PAD bagi Kota Bogor. Bukan saja sektor perizinan namun bidang lainnya juga. "Calon investor ini menyebar di seluruh kecamatan karena perkembangan jasa usaha di Kota Bogor ini sangat menjanjikan. Ketika revisi Perda RTRW selesai, para investor tadi akan segera melakukan proses perizinan. Sementara itu, seluruh zonasi pembangunan kota sudah terakomodir dalam revisi RTRW nanti," urainya. Ia juga berharap DPRD mendukung revisi RTRW ini bakal menggenjot perkembangan Kota Bogor hingga 2031 nanti. Meskipun grafik pertumbuhan ekonomi baru akan terlihat ketika RTRW sudah diberlakukan dan para investor sudah mengajukan perizinan ke DPMPTSP. "Banyaknya perubahan zonasi jasa usaha, otomatis mempercepat perkembangan investasi modal di lapangan akan lebih cepat. Secara tata ruang para investor bisa melihat zona mana yang bisa dibangun," tutupnya. (ryn)  

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X