Sabtu, 1 April 2023

Dua Hari Penerapan Ganjil Genap, 13.140 Kendaraan Batal Masuk Kota Bogor

- Minggu, 25 Juli 2021 | 12:19 WIB

METROPOLITAN.id - Polresta Bogor Kota mencatat ada sebanyak 13.140 kendaraan yang gagal masuk ke Kota Bogor sejak Jumat hingga Sabtu (23-24/7). Puluhan ribu kendaraan ini batal masuk ke wilayah Kota Bogor imbas penerapan program ganjil genap yang diberlakukan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor sejak Jumat hingga Minggu (23-25/7). Adapun rincian kendaraan yang dipaksa memutarbalikan arah kendaraannya terdiri dari, pada pelaksanaan giat ganjil genap Jumat (23/7), petugas memutarbalikan 2.082 kendaraan roda dua dan 3.076 kendaraan roda empat. Sedangkan, pada Sabtu (24/7), petugas memutarbalikan 2.909 kendaraan roda dua dan 5.073 kendaraan roda empat. "Total ada 13.140 kendaraan yang kami putarbalikan karena tidak sesuai dengan ganjil genap," kata Waka Polresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan kepada Metropolitan.id, Minggu (25/7). "Puluhan ribu kendaraan ini diputarbalikan petugas dari 17 titik check point yang ada di wilayah Kota Bogor," sambungnya. Kendati demikian, menurutnya, tidak semua kendaraan yang tidak sesuai dengan program ganjil genap diputarbalikan petugas. Ada beberapa jenis kendaraan yang diizinkan melintas, meski angka terakhir plat nomor kendaraan tersebut tidak sesuai dengan tanggal pelaksanaan program ganjil genap. Diantaranya, kendaraan yang dikecualikan seperti Damkar, ambulan/mobil jenazah, tenaga kesehatan, kendaraan dinas TNI/Polri, angkutan umum, angkutan online, angkutan logisitik/sembako serta kondisi darurat lainnya. "Kita juga sudah sosialisasikan kepada masyarakat, kalau tidak ada kepentingan di rumah saja. Tujuannya membatasi mobilitas," ujarnya. Untuk diketahui, Satgas Covid-19 Kota Bogor secara resmi menghapus penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang selama ini sudah diterapkan sejak Rabu (7/7). Kebijakan penyekatan ini akan diganti dengan penerapan program ganjil genap. Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menuturkan, berdasarkan hasil evaluasi PPKM Darurat yang dilakukan pihaknya, kebijakan penyekatan kepada sektor esensial dan kritikal tidak pas diterapkan di jalan. Untuk itu, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan memberlakukan program ganjil genap selama perpanjangan PPKM Darurat ini. "Pengecekan kita kepada sektor esensial dan kritikal, hasil evaluasi kita tidak pas kalau (diterapkan) di jalan, menyebabkan kerumunan segala macam malah panjang, makanya kita mainnya ganjil genap. Intinya penindakan di hulu," kata Kapolresta kepada wartawan di Teras Balai Kota Bogor, Rabu (21/7). (mg1/rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Kreasi Olahan Buah Kurma untuk Ide Berbuka Puasa

Rabu, 29 Maret 2023 | 17:00 WIB
X