Sabtu, 4 Februari 2023

Puluhan Anak Potensi Stunting di Kecamatan Bogor Timur Dapat Bantuan Telur

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:52 WIB

METROPOLITAN.id - Di tengah situasi pandemi, persoalan stunting masih menjadi pekerjaan rumah bagi Indonesia, termasuk di Kota Bogor. Selain layanan kesehatan hingga membentuk Bunda Stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyalurkan bantuan telur untuk 85 anak berpotensi stunting se-Kecamatan Bogor Timur, di kantor Kelurahan Sindangsari, Kota Bogor, Jumat (22/10). Wali Kota Bogor Bima Arya menyerahkan telur secara simbolis kepada penerima ibu dan anak didampingi Bunda Peduli Stunting Kota Bogor Yantie Rachim, Camat Bogor Timur, Rena Da Frina, lurah dan TP PKK Kecamatan Bogor Timur hingga perwakilan PT Ceva, Edi Purwoko. Menurut Bima Arya, ada tiga hal yang menjadi fokus pemkot dalam penanganan stunting, yaitu edukasi, kolaborasi dan amunisi. Buatnya, edukasi harus dilakukan semua pihak untuk menyadarkan warga terhadap bahaya stunting. "Kolaborasi itu karena dalam penanganan stunting tidak bisa sendiri-sendiri, tetapi harus bergerak bersama dan yang terakhir adalah amunisi. Percuma edukasi jika tidak ada amunisi, inilah yang perlu dibantu, apalagi penanganan stunting ini tidak hanya saat ini, tetapi memiliki rentang yang panjang," kata Bima Arya. Apresiasi diungkapkan Bunda Peduli Stunting Kota Bogor, Yantie Rachim kepada PT Ceva atas kontribusinya dalam penanganan stunting di wilayah Kecamatan Bogor Timur. Yantie berharap semoga wilayah lain di Kota Bogor dapat melaksanakan kegiatan serupa sehingga upaya penanganan dan pencegahan stunting semakin meningkat. "Stunting itu harus ditangani secara serius, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi," tukasnya. Di tempat yang sama, Perwakilan PT Ceva, Edi Purwoko menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari Egg Stunting Program Continuous Sustainable yang bertujuan untuk membantu menyadarkan masyarakat akan bahaya stunting. Adapun targetnya adalah para ibu dan anak yang berpotensi stunting di wilayah Kecamatan Bogor Timur. “Tahun ini PT Ceva fokus pada isu stunting di Indonesia, salah satunya di Kota Bogor. Semoga kegiatan ini berhasil dengan maksimal dan berkelanjutan," harapnya. Sementara itu, Camat Bogor Timur Rena Da Frina mengungkapkan, bantuan kali ini merupakan CSR dari PT Ceva yang sudah beberapa kali menyalurkan bantuan di Kota Bogor. Termasuk dalam penanganan Covid-19 Khusus di Bogor Timur, kata dia, CSR difokuskan untuk mengentaskan anak-anak stunting di Bogor Timur atau yang berpotensi stunting. "Karena memang Bogor Timur ini bukan lagi termasuk salah satu lokus stanting di Kota Bogor. Kita sudah clear tapi bukan berarti tidak ada jumlah (anak) yang tinggi badannya kurang. Kali ini PT Ceva itu mengintervensi 85 orang anak Ia menambahkan, anak-anak berpotensi stuntung dilihat dari kehidupan perekonomian hingga berat badan yang kurang dari ideal. Bantuan yang diberikan, kata dia, yakni satu anak dua telur setiap hari. Sehingga seminggu ada 14 telur dan diintervensi selama 3 bulan. "Total seluruhnya ada 1 ton, mereka distribusikan setiap seminggu sekali, kemudian didrop di kecamatan. Nanti didrop ke 6 titik masing-masing kelurahan. Ini juga jadi tantangan buat kita, ada perubahan nggak setelah diintervensi ini. Kalau bagus, diteruskan di seluruh Kota Bogor," tukasnya. Mantan sekretaris Camat Bogor Timur menambahkan, anak-anak yang menerima ini akan terus di monitor sebulan sekali. Selain itu, disandingkan dengan pemberian susu formula dan biskuit yang rutin diintervensi, "Dengan itu Insya Allah lah kalau saya sih optimis akan ada perubahan baik performa anak berat badan anak dan tinggi badan anak," tuntasnya. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X