Sabtu, 4 Februari 2023

Presiden Jokowi Kunjungi Rumpin, Ini Harapan Bupati Bogor

- Jumat, 19 November 2021 | 17:49 WIB

METROPOLITAN.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah duta besar (dubes) negara sahabat mengunjungi Pusat Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (19/11). Bupati Bogor, Ade Yasin berharap Persemaian Modern Rumpin dapat membantu pemenuhan kebetuhan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayahnya. Ade Yasin turut serta mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan Presiden ke wilayah tersebut. Menurut Ade Yasin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sedang berupaya memenuhi kebutuhan RTH di wilayahnya. "Semoga nanti bibit-bibit tanaman dari sini bisa ditanami di RTH baru," ujar Ade Yasin. Ade Yasin mengungkapkan, Kabupaten Bogor, khususnya Kawasan Puncak, harusnya memiliki RTH sebanyak 55 persen dari luasnya kawasan. Namun, dengan terus berkembangnya kawasan wisata, cita-cita RTH 55 persen cukup sulit dipenuhi Pemkab Bogor yang kondisinya saat ini masih di bawah 50 persen. "Yang HGU-nya (hak guna usaha) habis, tidak terawat, tidak dipelihara, terlantar, harus cepat-cepat diambil alih negara, yang jelas fungsinya dikembalikan kepada fungsi awalnya," terangnya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak sejumlah duta besar (dubes) negara sahabat mengunjungi wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jumat (19/11). Mereka berkeliling ke Pusat Persemaian Modern di wilayah ujung Utara Bumi Tegar Beriman. Bupati Bogor Ade Yasin ikut mendampingi kunjungan Presiden Jokowi tersebut.
Presiden bertolak dari Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 08.00 WIB. Dalam peninjauan tersebut, sejumlah duta besar (Dubes) negara sahabat ikut serta. Dubes yang turut serta dalam kunjungan tersebut di antaranya Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim, Dubes Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins, Duta Besar Kanada untuk Indonesia Cameron MacKay, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket, dan Country Director Bank Dunia Satu Kahkonen. Para Dubes turut bergabung sejak dari Istana Bogor. Sebelum berangkat, Presiden menyempatkan berbincang bersama para Dubes di teras Istana. Presiden tiba di Persemaian Modern Rumpin pukul 09.33 WIB bersama sejumlah duta besar negara Kunjungan itu dilakukan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah Indonesia dalam menangani dampak perubahan iklim. “Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam menangani dampak dari perubahan iklim dan kita tunjukkan nursery center ini yang bisa setahun memproduksi kurang lebih 12 juta bibit,” ujar Presiden dalam keterangan tertulis yang diterima Metropolitan.id, Jumat (19/11). Mereka juga menyaksikan video tentang pusat persemaian tersebut. Presiden lalu mengajak para dubes berkeliling meninjau sejumlah fasilitas, seperti area perkecambahan, area rumah produksi, area aklimatisasi, hingga area penanaman terbuka. Sejumlah bibit pohon yang disiapkan di pusat persemaian ini nantinya akan ditanam di lahan-lahan kritis. “Tadi saya ditunjukkan mengenai bibit albasia atau sengon, kemudian bibit eucalyptus, kemudian ada bibit jati, ada juga bibit mahoni yang semuanya kita produksi di sini. Kita harapkan nanti di bulan Januari bibit-bibit ini sudah mulai keluar untuk ditanam di tempat-tempat yang sering banjir, yang sering longsor, yang memerlukan rehabilitasi untuk lahan-lahan kritis,” jelasnya. Presiden berharap dengan dibangunnya pusat persemaian seperti di Rumpin bisa memperbaiki lingkungan dan menangani dampak perubahan iklim di sisi hulu. Presiden menargetkan akan membuat kurang lebih 30 pusat persemaian serupa dalam tiga tahun ke depan. “Kita akan membikin dalam tiga tahun ke depan kurang lebih 30 seperti ini dari pemerintah. Tetapi juga saya akan memaksa, mengharuskan semua perusahaan kelapa sawit, perusahaan pertambangan untuk juga menyiapkan nursery-nursery seperti ini sehingga juga akan terjadi perbaikan-perbaikan di lingkungan di mana pertambangan itu ada, di mana kebun sawit itu ada,” tandasnya. Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar dalam keterangan tertulisnya menyebut sejak tahun 2020 telah dipersiapkan sebanyak enam lokasi pusat persemaian dan secara bertahap akan dibangun. Beberapa pusat persemaian yang akan dibangun yaitu Pusat Persemaian Rumpin Bogor, Jawa Barat seluas 128 hektare dengan kapasitas 16 Juta bibit. Dua, Pusat Persemaian IKN di Kawasan Hutan Produksi, Desa Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur seluas 120 hektare. Kapasitas 15 juta bibit per tahun. Tiga, Pusat Persemaian Danau Toba di Kawasan Hutan Lindung Blok Sibisa, Desa Motung, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Luas 37,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun. Empat, Pusat Persemaian Labuan Bajo seluas 30 hektare, di Kawasan Hutan Produksi Satar-Kodi, Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT, luas 30 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun. Lima, Pusat Persemaian Mandalika berlokasi di Kawasan Hutan Lindung, Rembitan-Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB, luas 35,25 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun. Enam, Pusat Persemaian Likupang di Kawasan TWA Batu Putih, Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara seluas 30.33 hektare, kapasitas 5 juta bibit per tahun. “Nursery Centre Rumpin akan menjadi contoh untuk penyelesaian kelima nursery lainnya. Nursery Centre Rumpin merupakan model pekerjaan public-private partnership (KLHK-PUPR-APRIL). Pekerjaan utama persemaian telah selesai konstruksi. Produksi bibit 1 juta sebulan atau 12 juta setahun,” ujar Menteri LHK. Turut mendampingi Presiden saat meninjau Persemaian Modern Rumpin antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Bupati Bogor Ade Yasin. (*/fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X