Rabu, 8 Februari 2023

PPKM Kota Bogor Naik ke Level 2, Pengunjung Hotel dan Restoran Dibatas Cuma 50 Persen

- Kamis, 6 Januari 2022 | 09:05 WIB
ILUSTRASI : Perpanjangan PPKM Darurat mengancam potensi PAD dari sektor Pajak Hotel dan Restoran. (Foto:Fadli/Metropolitan)
ILUSTRASI : Perpanjangan PPKM Darurat mengancam potensi PAD dari sektor Pajak Hotel dan Restoran. (Foto:Fadli/Metropolitan)

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengumumkan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayahnya saat ini naik ke level dua. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Bogor Nomor 440/122-Huk.HAM tentang PPKM Level 2 Covid-19 di Kota Bogor yang berlaku mulai Selasa hingga Senin (4-17/1) mendatang. Imbasnya, aturan di wilayah Kota Bogor kembali di perketat. Salah satunya yakni terkait jumlah pengunjung yang ada di hotel dan restoran. "Iya betul (status PPKM naik ke level 2. (Diberlakukan) Pembatasan jam operasional, kapasitas dan akses," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim. "Untuk pengunjung restoran maksimal 50 persen. Kalau Hotel 50 persen pada area cafe resto dan ruang pertemuannya," ujarnya. Menanggapi itu, Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay mengaku adanya kebijakan ini memang cukup memberatkan para pelaku usaha hotel dan restoran di Kota Bogor. Akan tetapi, PHRI Kota Bogor tetap akan patuh dan menjalankan aturan yang sudah ditetapkan Pemkot Bogor. "Memang berat sih buat kita, cuma memang kalau di Januari trennya hotel dan restoran itu lagi low kecuali weekend, cuma paling pendapatan weekend kita kurang maksimal dengan adanya aturan ini," singkatnya. Sekadar diketahui, berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Bogor Nomor 440/122-Huk.HAM tentang PPKM Level 2 Covid-19 di Kota Bogor, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi pelaku usaha hotel dan restoran saat beroperasional. Diantaranya, perhotelan non penanganan karantina Covid-19 dapat beroperasi sampai 50 persen (lima puluh persen). Kemudian, restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall diizinkan buka dengan ketentuan sebagai berikut: a) dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan Pukul 21.00 waktu setempat; b) dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen); c) waktu makan maksimal 60 menit; d) wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. h. restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dapat beroperasi dengan ketentuan sebagai berikut: a) dengan protokol kesehatan yang ketat dan jam operasional Pukul 18.00 sampai dengan maksimal Pukul 00.00 WIB; b) dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen); c) waktu makan maksimal 60 menit; d) wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai. (rez)

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X