Rabu, 1 Februari 2023

Dewan Minta Pemkab Bogor Lanjutkan Pembangunan Jalan Bomang Meski Tanpa Bantuan Pusat

- Jumat, 11 Maret 2022 | 12:47 WIB
Kondisi Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang)
Kondisi Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang)

METROPOLITAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memang telah menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ihwal pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang yang hingga saat nasibnya masih terkatung-katung. Apalagi dalam pembangunan jalan tersebut memerlukan amggaran yang cukup besar sehingga Pemkab Bogor berharap andil pemerintah pusat untuk menyelesaikan pembangunan jalan tersebut. "Pemkab Bogor memang telah berupaya, tetapi pembangunan jalan Bomang harus tetap dilakukan meski pemerintah pusat nantinya tak mau membantu," kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Fery Chechanova. Sambil menunggu respon dari pemerintah pusat, Fery berharap agar pemerintah daerah tetap membangun secara bertahap sehingga progres pembangunannya terus meningkat. "Kalau dibiarkan begitu saja sayang pembangunan yang sebelumnya. Maka dari itu Pemkab harus tetap menganggarkan untuk pembangunannya secara bertahap," paparnya. Apalagi jika melihat kebutuhan anggaran pembangunan Jalan Bomang yang cukup besar, Fery sebenarnya mengaku pesimis jika pembangunan hanya mengadalkan APBD Kabupaten Bogor. "Kalau hanya dari APBD saja memang sangat berat. Tapi maksudnya sambil berjalan Pemkab Bogor secara bertahap menganggarkan juga setiap tahunnya," kata Ferry. Sebelumnya, Pemkab Bogor telah menyurati Kemenhub untuk meminta bantuan soal pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) yang membutuhkan jalan layang (fly over). "Ibu Bupati sudah bersurat dan meminta Kemenhub ikut memikirkan ini meski pada akhirnya pembangunan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, saya rasa kalau disampaikan ke Kemenhub masih masuk," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin. Menurut dia, flyover dibutuhkan agar Jalan Bomang yang kini masih dalam tahap pengerjaan jalur lambat dapat terhubung dengan Jalan Tegar Beriman atau pusat Pemerintahan Kabupaten Bogor. Pasalnya, Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman saat ini terpisah dengan jalur KRL Jabodetabek dan aliran sungai. Sehingga opsi pembangunan flyover menjadi menjadi jauh lebih baik dibanding membangun underpass. Burhan menyebutkan, Jalan Bomang-Tegar Beriman, pada akhirnya akan menghubungkan Jalan Raya Bogor-Parung dan Jalan Raya Bogor-Jakarta. Bahkan, menjadi semakin strategis karena akan ada Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) di wilayah Tajurhalang. "Juga akan nyambung ke Tol Bogor Outer Ring Road (BORR). Jadi akan memudahkan mengkoneksikan langsung Bogor dengan Banten dalam hal ini Ciputat, Tangerang Selatan," kata Burhan. Pemkab Bogor pun tidak mempermasalahkan jika Jalan Bomang-Tegar Beriman diambil alih kewenangannya oleh pemerintah pusat. Karena jalan ini menghubungkan jalan nasional, yakni Jalan Parung-Bogor dengan Jalan Raya Bogor-Jakarta. "Tidak masalah karena toal lebar jalannya cukup besar mencapai 60 meter dan menyambungkan dua jalan nasional. Kriterianya masuk," ungkapnya. (mam)  

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X