Rabu, 8 Februari 2023

Hari Pertama PTM Terbatas di Bogor, Siswa Kebingungan

- Senin, 21 Maret 2022 | 10:33 WIB

METROPOLITAN.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di seluruh sekolah yang ada di wilayahnya pada Senin (21/3). Kegiatan pembukaan hari pertama PTM Terbatas yang dilakukan untuk kesekian kalinya ini, dilakukan setelah semua sekolah di Kota Bogor dilarang menggelar kegiatan belajar secara offline sejak awal tahun 2022, imbas penyebaran Covid varian Omicron. Namun menariknya, dalam pembukaan hari pertama PTM Terbatas di Kota Bogor terlihat sejumlah siswa nampak kebingungan. Hal ini terjadi khususnya pada siswa di tingkat sekolah dasar. Seperti yang terpantau di SDN Polisi 1, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Beberapa siswa terlihat masih kebingungan dengan lingkungan yang ada di sekolahnya. Baik itu kaitan letak kelas, toilet hingga cara masuk ke dalam gedung sekolah yang tidak bisa didampingi orangtuanya masing-masing. "Bukan bingung lagi, harap dimaklum ya, karena kan kelas 1 dan 2 itu baru masuk sekolah sejak pandemi melanda pada 2020 lalu," kata Kepala SDN Polisi 1, Tati Sukmawati kepada wartawan. Untuk itu, dirinya menyebut, dalam pelaksanaan PTM Terbatas ini, pelajaran yang diberikan khususnya bagi siswa kelas 1 dan 2 lebih ke pengenalan lingkungan sekolah, guru, teman-temannya hingga kaitan protokol kesehatan. "Baru kenalan, karena kemarin kan dilakukan secara virtual ya, sekarang dilakukan PTM, tetap dengan Prokes," ucap dia. "Ya kami berharap, Pandemi segera berakhir dan kita bisa menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) seperti biasa," ujarnya. Menanggapi itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menganggap wajar apabila ada kebingungan dari siswa di hari pertama pelaksanaan PTM. Untuk itu, pihaknya menitikberatkan agar pada hari pertama ini pelajaran yang diberikan lebih kepada penyesuaian dan adaptasi. "Jangan kan mereka, kita saja saat tidak masuk kantor bingung juga. Maka kami adakan penyesuaian dan adaptasi," katanya. Diketahui, dalam pelaksanaan PTM Terbatas yang baru diizinkan diikuti sebanyak 50 persen, SDN Polisi 1 membagi dua kelompok kegiatan belajar offline di lingkungan sekolahannya. Terdiri dari siswa kelas 1, 5 dan 6 mengikuti kegiatan belajar mengajar pada pukul 07:30-09:30 WIB. Kemudian, dilanjutkan siswa kelas 2, 3 dan 4 pada pukul 10:00-12:00 WIB. (rez) 

Editor: M Reza Malik

Tags

Terkini

Pesawat Susi Air Dibakar, Pilotnya Disandera OPM

Rabu, 8 Februari 2023 | 09:04 WIB
X