Sabtu, 28 Januari 2023

UPT Bappenda Diminta Lebih Aktif dan Cermat Gali Pendapatan Daerah

- Rabu, 6 April 2022 | 18:34 WIB

METROPOLITAN.id - UPT Bappenda Kabupaten Bogor diminta lebih aktif dan cermat dalam menggali pendapatan daerah. Langkah ini penting dilakukan untuk meningkatkan potensi pendapatan agar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di 2022 bisa tercapai dengan optimal. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin saat Rapat Evaluasi Penerimaan Pendapatan Daerah Triwulan 1 tahun 2022 bersama Kepala Bappenda dan Kepala UPT Bappenda se-Kabupaten Bogor, di Ruang Auditorium Bappenda, Rabu (6/4). "Baik itu PBB, pajak hotel dan restoran, pajak BPHTB, pajak reklame dan pajak parkir. Lakukan kolaborasi dengan pemerintah desa, optimalkan petugas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) dan  petugas Daftar Inventarisasi Potensi (DIP) untuk meminimalisir adanya kebocoran pajak. Sehingga capaian pendapatan daerah bisa kita peroleh dengan maksimal sesuai target yang ditentukan ," pinta Burhan. Menurutnya, perlu inovasi untuk mengoptimalkan pendapatan daerah di Kabupaten Bogor. Salah satu contoh yang sudah dilakukan oleh Sumedang yaitu peningkatakan pendapatan dari sektor parkir yang dilakukan melalui terobosan baru, yakni penerbitan kartu parkir bagi setiap pemilik kendaraan bermotor. Peningkatan lewat langkah ini sangat signifikan dari yang sebelumnya Rp250 juta menjadi Rp6 miliar. "Saya kira kita juga bisa melakukan hal yang sama. Selain dari parkir, rencana kita adalah optimalisasi pajak reklame. Saya sudah perintahkan DPKPP untuk segera buat Peraturan Bupati (Perbup) nya, karena dengan inovasi seperti penghapusan denda dan lainnya, alhamdulilah di tahun 2021 lalu meskipun dengan susah payah PAD kita bisa surplus," ungkapnya. Selain itu, ia meminta seluruh petugas pajak se-Kabupaten Bogor mulai dari tingkat Bappenda hingga seluruh UPT Bappenda se-Kabupaten Bogor lebih aktif mengelola dan menggali pendapatan daerah Kabupaten Bogor. "Saya harap PAD bisa surplus mencapai target di tahun 2022 ini, untuk itu saya tekankan bahwa kepala UPT Bappenda itu harus mengusai wilayahnya masing-masing, sehingga bisa menggali potensi-potensi pendapatan," tegas Burhan. Sementara itu, Kepala Bappenda Kabupaten Bogor, Arif Rahman mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pendapatan daerah pada triwulan pertama, ada beberapa kecamatan yang realisasinya masih dibawah 100 persen. Untuk itu, ia akan meningkatkan sinergi dengan pemerintah kecamatan untuk memaksimalkan peningkatan pendapatan daerah. "Kita akan kejar di triwulan ke-2. Mari kita maksimalkan pengelolaan pendapatan daerah ini agar bisa mencapai bahkan melebihi target yang telah ditetapkan," punkasnya. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

X