Jumat, 3 Februari 2023

Sempat Ditolak, Perumda Pasar Pakuan Jaya Kembali Ajukan PMP

- Senin, 30 Mei 2022 | 23:06 WIB
Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin. (IST)
Direktur Umum Perumda Pasar Pakuan Jaya Jenal Abidin. (IST)

METROPOLITAN.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor kembali mengajukan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Beberapa waktu lalu, Perumda PPJ sempat mengajukan PMP pada akhir 2021. Namun ditolak oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor pada 8 Maret lalu. Hal itu diungkapkan Direktur Umum Perumda PPJ Jenal Abidin. Ia mengatakan bahwa prosedur administrasi dan legalitas sudah ditempuh dengan baik. "Kami usulkan kembali. Kami sudah komunikasi dengan Bapemperda (Badan Pembentukan Perda, red) DPRD Kota Bogor, meminta arahan seperti apa pengajuan PMP ini," katanya kepada Metropolitan.id, Senin (30/05). Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Bagian Hukum dan HAM, Bagian Perekonomian Setda Kota Bogor hingga Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), untuk memuluskan permintaan PMP ini. Ia menjelaskan, pengajuan PMP ini untuk memuluskan program bisnis baru Perumda PPJ, sekaligus meningkatkan pelayanan dan pendapatan. "Utamanya pelayanan bagi masyarakat ditingkatkan," tandas Jenal. Terkait rencana bisnis atau bussiness plan, pihaknya mengaku sudah menyelesaikan hal itu dan sudah disampaikan ke BKAD Kota Bogor. Menurutnya, tim dari BKAD Kota Bogor juga sudah merespon baik dan sudah melakukan kajian investasi untuk proses PMP. "Mudah-mudahan dalam minggu ini atau minggu depan, surat permohonan sudah masuk ke DPRD Kota Bogor. Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada kendala. Kita sudah melakukan langkah sesuai prosedur administrasi dan secara legalitas ditempuh dengan baik," jelasnya. Ia menuturkan, kebanyakan yang diajukan atau dimohonkan dalam PMP yakni aset tanah dan bangunan. Diantaranya Plaza Bogor, lahan sekitar Taman Kencana dan Pasar Jambu Dua. Hal ini, kata dia, dilakukan untuk meningkatkan pelayanan. "Untuk lahan di (Pasar) Jambu Dua, kami ingin tingkatkan pelayanan buat pedagang eksisting dengan penambahan lahan. Beberapa perencanaan juga ada disana. Rencananya pembangunan Pasar Jambu dua akan dilakukan Beauty Contest, yang akan dimulai apabila PMP nanti disetujui," ujarnya. Selain Pasar Jambu Dua, Perumda PPJ juga ngebet melakukan revitalisasi untuk Pasar Sukasari pada tahun ini. Saat ini, para pedagang masih berjualan di TPS bangunan eks Sangri-La. "Nanti dirobohkan dan baru dibangun," imbuh Jenal. Diketahui, pengajuan PMP PPJ kali ini yakni berupa uang Rp5 miliar dan aset berupa lahan. Di mana aset tanah dan bangunan dengan nilai kurang lebih Rp280 miliar yang terdiri dari pasar Jambu Dua, Pasar Taman Kencana dan Plaza Bogor. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X