Senin, 30 Januari 2023

Eril, Si Putra Sulung Ridwan Kamil yang Lahir di New York, Meninggal di Swiss Lalu Dimakamkan di Bandung

- Senin, 13 Juni 2022 | 12:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama sang anak, Emmeril Khan Mumtadz. (Ist)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama sang anak, Emmeril Khan Mumtadz. (Ist)

METROPOLITAN.id - Jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) sudah tiba di Tanah Air dan dimakamkan di pemakaman keluarga di Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6). Rombongan jenazah sendiri tiba di Cimaung, pada Senin (13/6) sekitar pukul 11:00 WIB, setelah sebelumnya dibawa dari rumah dinas gubernur Gedung Pakuan, Kota Bandung. "Telah selesai tugas di dunia dengan paripurna, tidak kurang, tidak lebih. Tidak ada daun yang jatuh, ranting yang patah, kecuali atas kehendak Allah SWT," kata Ridwan Kamil saat pemakaman Eril, Senin (13/6). "Eril Lahir di New York, yang jauh dari sini (Bandung, red). Eril juga wafat di Swiss, yang juga tempat yang jauh dari sini," imbuh Kang Emil, sapaan karib Ridwan Kamil. Diketahui, Eril lahir di New York, Amerika Serikat. Eril lahir di Negeri Paman Sam pada 25 Juni 1999. Almarhum kemudian besar di Indonesia, tepatnya di Kota Bandung. Eril menuntaskan pendidikannya di ibu kota Jawa Barat tersebut yakni lulus dari Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB). Eril sempat dinyatakan hilang akibat terseret arus Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022 saat tengah berwisata di sela kesibukannya mencari sekolah untuk melanjutkan pendidikan S2. Ridwan Kamil kala itu tengah dalam kunjungan kerja di Inggris. Mendengar kabar tersebut, Ridwan Kamil pun langsung terbang ke Swiss untuk memantau proses pencarian. Seminggu pencarian, keluarga pun mengikhlaskan kepergian Eril dan menyatakan Eril meningal dunia karena tenggelam di Sungai Aare Kemudian pada 9 Juni lalu, Ridwan Kamil mengajukan cuti ke Kemendagri untuk kembali terbang ke Swiss. Sebab Ia mendapatkan informasi jasad Eril telah ditemukan dan dievakuasi pada 8 Juni sebelumnya dari pintu air Engelhade. Setelah dikonfirmasi, jasad yang dimaksud memanglah almarhum putranya, setelah melewati tes DNA. Ridwan Kamil pun membawa pulang jenazah tersebut ke Indonesia. Jenazah Eril tiba di terminal kargo bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Minggu (12/6) petang dan langsung dibawa Ridwan Kamil-Atalia pulang ke Bandung. Eril pun dimakamkan di pemakaman keluarga, yang merupakan kampung halaman ibundanya, Atalia, di mana di lokasi tersebut Ridwan Kamil tengah mendesain dan membangun masjid serta kompleks pendidikan Islam. Masjid yang nantinya akan dinamakan Masjid Al Mumtadz, yang diambil dari nama belakang Eril, yang artinya 'Terbaik'. Usai prosesi pemakaman Emmeril Khan Mumtadz (Eril), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku pihak keluarga sudah ikhlas dan sangat tenang setelah kehilangan anak sulungnya tersebut. "Kami sudah ikhlas dan sangat tenang. (Eril) dimakamkan dengan cara yang sangat baik," katanya kepada awak media, Senin (13/6). Ia berterima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan jajaran menteri, khususnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Swiss, yang sudah sangat membantu. Mulai dari proses pencarian, saat jenazah ditemukan hingga proses kepulangan Eril ke tanah air. "Terima kasih kepada bapak presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, para menteri, khususnya Menlu dan KBRI di Swiss, yang sudah sangat membantu kami," ujarnya. Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil menaburkan tanah pertama untuk makam Eril saat prosesi pemakaman. Ia juga mengucapkan terima kasih atas doa dan ridanya buat para warga melepas kepergian Eril. Warga memang memadati sepanjang perjalanan iring-iringan jenazah dari Kota Bandung menuju Cimaung, Kabupaten Bandung. Kang Emil meminta maaf kepada warga bila iring-iringan jenazah Eril dari Kota Bandung menuju tempat pemakaman keluarga di Cimaung, Pangalengan, Kabupaten Bandung. "Sepanjang jalan kami liat begitu ikhasnya, begitu rida-nya warga mendoakan Eril. Bila dalam prosesi pemakaman, iring-iringan jenazah, (warga) jadi nggak nyaman, kami mohon maaf," ujarnya. (ryn)

Editor: Ryan Milan

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X