Rabu, 1 Februari 2023

Kemenkominfo Bakal Bagikan 144.232 STB Gratis untuk Warga Bogor

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 13:15 WIB
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto

METROPOLITAN.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor dalam waktu dekat akan mendistribusikan 144.232 Set Top Box (STB) bagi masyarakat Kabupaten Bogor yang masuk dalam kategori tidak mampu. Hal tersebut seiring dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menonaktifkan saluran TV Analog dan mengalihkan kepada saluran TV Digital pada akhir September. Pemberian STB sendiri merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang didampingi oleh Diskominfo kota dan kabupaten. "Sementara kuota yang diberikan 144.232 STB. Itu yang berhak menerima adalah masyarakat dengan kategori tidak mampu untuk mengganti TV manual menjadi TV digital. Sehingga dengan diberikan subsidi STB ini nantinya TV manual masih bisa menangkap saluran TV digital," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto. Sebelum membagikan ratusan ribu STB tersebut, Bayu mengungkapkan jika pihaknya sedang melakukan pendataan kepada masyarakat. Sebab ada prioritas untuk penerima STB tersebut, diantaranya desil 1 (masyarakat sangat tidak mampu, red) dan desil 2 (masyarakat tidak mampu, red). "Saat ini kita sedang melakukan pendataan awal dan verifikasi faktual kepada masyarakat. Dalam pendataan ini kita juga dibantu oleh Disdukcapil. Untuk pemberian STB ini kita prioritaskan kepada desil 1 atau masyarakat sangat tidak mampu," kata Bayu. Dalam pendistribusiannya nanti, Bayu menyebutkan Kementerian Kominfo menggandeng PT POS untuk mengatarkan STB kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Usai diantarkan, masyarakat pun akan dibantu untuk melakukan pemasangan hingga STB berfungsi dengan baik. "Kita harus memastikan jika STB itu berfungsi dan dapat menangkap saluran digital," ungkapnya. Diakominfo Kabupaten Bogor sendiri berperan mengawasi pendistribusian STB, membantu kelancaran distribusi, serta membantu memberikan informasi ke vendor mengenai data penerima. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya perselisihan dari pendistrubusian. Sebelumnya, masyarakat yang tinggal di sejumlah wilayah Jawa Barat (Jabar) dan Banten akan kehilangan sinyal TV analog mulai 30 April lalu. Pasalnya, Kementerian Kominfo akan mengalihkannya ke siaran TV digital. Siaran TV digital sendiri menjanjikan gambar yang lebih mulus, audio yang jernih, dan lebih canggih ketimbang siaran TV analog. Program migrasi siaran TV analog ke digital (analog switch off/ASO) sendiri tidak akan berlangsung secara serentak, melainkan bertahap dan dibagi dalam tiga tahap. Tahap pertama akan dimatikan paling lambat 30 April 2022, sedangkan tahap akhir akan dilakukan selambat-lambatnya pada 2 November 2022. Sejumlah wilayah yang masuk dalam tahap pertama migrasi TV digital mencakup sebagian wilayah Aceh, Jawa Timur, hingga Kalimantan Barat. Selain itu, Jawa Barat dan Banten juga kebagian tahap pertama yang siaran TV analognya dimatikan, yaitu pada 30 April mendatang. Namun demikian, tidak semua wilayah di Jawa Barat dan Banten akan mendapati siaran TV analog mati per tanggal tersebut. Sebab, tahap pertama migrasi TV digital hanya melibatkan beberapa wilayah/kabupaten. (mam)

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Ikuti Workshop Bisnis bjb PESATkan UMKM di Palembang

Selasa, 31 Januari 2023 | 16:26 WIB
X