Sabtu, 4 Februari 2023

Jadi DPO Kasus Dana Kebencanaan, Sumardi Kabur Bawa Anak Istri

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 15:53 WIB
Kajari Kabupaten Bogor Agustian Sunaryo (tengah) bersma Kasi Pidsus Dody Wiraatmaja (kanan).
Kajari Kabupaten Bogor Agustian Sunaryo (tengah) bersma Kasi Pidsus Dody Wiraatmaja (kanan).

METROPOLITAN.id - Tersangka korupsi kasus dana kebencanaan di Kabupaten Bogor Sumardi diduga melarikan diri bersama seluruh anak istrinya. Hal tersebut diketahui usai penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor melakukan upaya penjemputan dikediamannya. Sumardi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, tiga mangkir dalam panggilan penyidik Kejari. Sehingga penyidik pun mencoba upaya penjemputan kepada Sumardi. "Ketika kami datang ke rumahnya, rumahnya kosong dan di gembok semua. Tetapi kita juga sudah berpesan kepada ketua RT sekitar jika tersangka Sumardi ada agar datang ke Kejari atau kita yang menjemput," kata Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Bogor, Dody Wiraatmaja. Ketika penjaga rumahnya dimintai keterangan, lanjut Dody, tersangka Sumardi ini sudah seminggu tidak ada di rumah. Padahal jika melihat surat sakit yang diberikan kuasa hukum tersangka, seharusnya Sumardi berada dirumah untuk beristirahat. "Dari panggilan yang kedua tersangka Sumardi melalui kuasa hukumnya memberikan surat sakit dan diminta untuk rawat jalan oleh dokter yang menanganinya," paparnya. Tak hanya ke rumahnya, penyidik dari Kejari memeriksa kantor Sumardi yakni Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Namun Sumardi tetap tidak ditemukan, bahkan Sumardi meminta anak buahnya untuk menandatangani berkas-berkas agar Sumardi tetap mendapatkan gaji. "Ketika cek ketempat kerjanya yang bersangkutan ini sudah hampir satubulan tidak masuk kantor. Tetapi absen Sumardi tetap masuk karena ditandatangani oleh anak buahnya," kata Dody. Karena sikap Sumardi yang tidak kooperatif, maka Kejari pun bakal menerbitkan surat Daftar Pancarian Orang (DPO). Sehingga masyarakat yang melihat Sumardi dapat mengamankannya atau menghubungi Kejari. "Kalau suratnya sudah terbit maka masyarakat berhak mengamankannya atau langsung menghubungi kami," ungkap Dody. Skandal korupsi dana kebencanaan yang dilakukan Sumardi saat dirinya menjabat Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Ratik) BPBD Kabupaten Bogor medio 2011-2018. (mam)

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Sabtu Pagi Bogor Diguncang Gempa, Ada yang Terasa?

Sabtu, 4 Februari 2023 | 09:50 WIB

Menghilangkan Bau Durian Secara Ampuh, Begini Tipsnya

Jumat, 3 Februari 2023 | 19:11 WIB

SMKPP Kementan Bekali Calon Wirausaha Muda Pertanian

Jumat, 3 Februari 2023 | 15:00 WIB
X