Minggu, 29 Januari 2023

PKS Bogor Desak Pemerintah Batalkan Kenaikan Harga BBM

- Rabu, 7 September 2022 | 15:46 WIB

METROPOLITAN.id - DPD PKS Kabupaten Bogor mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM. Kenaikan tersebut dinilai memberatkan masyarakat, khususnya masyarakat kelas bawah. Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor, Dedi Aroza mengatakan, pihaknya dengan tegas menolak kenaikan harga BBM. Langkah ini diambil sebagai bentuk keberpihakan PKS kepada masyarakat. "Ini bentuk keberpihakan kita. PKS di seluruh tingkatan menolak dan meminta pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM," ujar Dedi saat jumpa pers di kantor DPD PKS Kabupaten Bogor, Cibinong, Rabu (7/9). Atas kenaikan harga BBM, PKS Kabupaten Bogor mengeluarkan lima pernyataan sikap. Pertama, menolak Kenaikan Harga BBM karena memberatkan masyarakat dan langsung dirasakan dampaknya oleh pedagang keliling, pengemudi ojek, pengemudi angkot, buruh, nelayan dan petani. Kedua, menolak Kenaikan harga BBM karena rakyat berpenghasilan kecil paling merasakan dampaknya. Di satu sisi, daya beli belum begitu pulih pasca-pandemi. "Di sisi lain, harga-harga merangkak naik. Kebijakan kenaikan harga BBM ini menimbulkan efek domino yang makin mencekik rakyat kecil," ungkapnya. Ketiga, menolak kenaikan harga BBM. Sebab, setelah kenaikan BBM, banyak keluhan dari masyarakat, terutama menurunnya penghasilan, sementara pengeluaran semakin bertambah. "Pendapatan makin seret karena harga ikut naik. Para pedagang dan pekerja informal mengeluh tekor," kata Dedi. Keempat, PKS menolak kenaikan harga BBM karena menyengsarakan rakyat. Menurutnya, bantuan yang diberikan untuk meringankan dampak kenaikan tidak sebanding dengan kondisi rakyat kecil yang semakin terpuruk. Pemerintah harus berani membatalkan keputusan ini untuk memulihkan ekonomi rakyat. Kelima, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor akan mengawal aspirasi penolakan kebijakan kenaikan harga BBM ini untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bogor dan diteruskan kepada pemerintah pusat. "PKS sangat mengerti kesulitan rakyat dan menyatakan berpihak kepada mereka. Oleh karena itu PKS bersama rakyat terutama wong cilik, menolak keras kenaikan harga BBM," sambung Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bogor, H Fikri Hudi Oktiarwan. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X