Senin, 30 Januari 2023

Tiga Bulan Jelang Akhir 2022, Rp3 Triliun Duit Pemkab Bogor Belum Dibelanjakan

- Senin, 12 September 2022 | 17:22 WIB
Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Teuku Mulya
Kepala BPKAD Kabupaten Bogor Teuku Mulya

METROPOLITAN.id - Menjelang akhir tahun anggaran 2022, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor mencatat anggaran belanja daerah baru terserap sekitar Rp4,67 triliun atau 55 persen dari target belanja dalam APBD 2022 sekitar Rp8,5 triliun. Masih ada sekitar Rp3,82 triliun alokasi belanja Kabupaten Bogor belum terserap, hingga akhir Agustus. Salah satu penyebab rendahnya serapan anggaran tersebut yakni program Samisade sebesar Rp395 miliar belum digunakan hingga awal September ini. "Samisade kan alokasinya besar itu belum terserap. Selain itu ada Bagian Hasil Pajak Daerah (BHPRD) yang belum terserap juga seluruhnya," kata Teuku Mulya. Alokasi BHPRD sendiri sebesar Rp222 miliar dan baru terserap sekitar 40 persen atau sekitar 82 miliar untuk tahap pertama. Sementara sisanya akan dicairkan dalam waktu dekat. Hingga 31 Agustus 2022 beberapa alokasi belanja yang telah terserap yakni, belanja operasi Rp3,4 triliun, belanja modal Rp300 miliar, belanja transfer Rp760 miliar dan belanja tak terduga Rp14 miliar. Kata dia, dalam beberapa rapat evaluasi terakhir, belanja modal juga menjadi perhatian serius Pemkab Bogor. Paslanya, belanja modal sebagian besar berupa pekerjaan infrastruktur. "Kita koordinasi dengan ULP informasinya sebagian besar pekerjaan sudah masuk lelang. Tinggal nanti bagaimana realisasinya di lapangan. Karena berkaitan juga dengan realisasi serapan anggarannya," kata dia. Sementara untuk pendapatan daerah, sejauh ini dari target Rp8,5 triliun telah teralisasi sekitar Rp6 triliun atau 70 persen. Teuku Mulya meyakini, sektor pendapatan akan melampaui target pada akhir tahun 2022. (mam)  

Editor: Imam Marco

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X