Minggu, 29 Januari 2023

Gegara Dugaan Korupsi Dana Bos, Tukang Fotokopi Didatangi Inspektorat

- Selasa, 13 September 2022 | 19:08 WIB

METROPOLITAN.id - Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasial Sekolah (BOS) yang menjerat kepala sekolah SMK Generasi Mandiri di Gunungputri, Kabupaten Bogor membuat Inspektorat Kabupaten Bogor turun tangan. Mereka dikabarkan nelakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi yang diduga sebagai tempat pembelian sarana-prasarana dalam dugaan korupsi tersebut. Salah satu tempat yang didatangi Tim Inspektorat Kabupaten Bogor adalah Fotokopi Pelangi Jaya di Jalan Letda Nasir, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Pemilik Pelangi Jaya Fotocopy, Ela membenarkan adanta tim dari Inspektorat yang mendatangi tempat usahanya. Ia mengaku Inspektorat datang pagi tadi, Selasa (13/9) sekira pukul 10.00 WIB. "Saya juga nggak dikasih tau bakal datang, tiba-tiba aja, mana saya lagi hamil, suami lagi sakit. Nanya ke saya soal nota pembelian di foto kopi ini," ujar Ela. Ela juga mengaku kaget ketika melihat nota pembelian yang ditunjukkan pihak Inspektorat nominalnya sangat fantastis. Tim Inspektorat Kabupaten Bogor memperlihatkan bukti nota pembelian atas nama toko Pelangi Jaya Fotocopy dengan nominal mencapai Rp90 juta. Namun, Ela mengaku dirinya tidak pernah mengeluarkan nota tersebut kepada pihak yang bersangkutan. Terlebih, nota pembelian tersebut tampak berbeda dengan nota yang dimilikinya. "Kalo pabrik iya bisa sampe ratusan, itupun jarang, kalo sampe ngeluarin nota pembelian sebesar itu saya gak pernah apalagi buat ke sekolahan itu," ungkapnya. Ela juga menbeberkan bahwa ia sempat dipanggil ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor untuk memberikan keterangan terkait nota pembelian yang mengatasnamakan tokonya. Akan tetapi, panggilan tersebut tak ditanggapi lantaran ia merasa tidak mengeluarkan nota tersebut kepada pihak yang bersangkutan. "Kalau kayak gitu nggak deh, soalnya saya juga emang nggak ngerasa. Notanya juga beda itu dia bikin sendiri, notanya bukan kayak punya saya," pungkasnya. Sebelumnya, Kepala Sekolah SMK Generasi Mandiri, MK, diduga melakukan tindak pidana korupsi dana BOS sebesar Rp1 miliar. Modusnya lewat pengadaan-pengadaan fiktif sejak 2018 hingga 2021. (fin)

Editor: Arifin

Tags

Terkini

Polres Bogor Gandeng Brimob Gencarkan Patroli Malam

Minggu, 29 Januari 2023 | 13:21 WIB
X